Wali Kota Padang Hendri Septa menyayangkan terjadinya kasus penyerangan terhadap personel Satpol PP oleh pedagang di Pantai Padang. Pasalnya, hal itu tidak harus berujung pada kekerasan karena bisa diselesaikan dengan cara baik-baik.
Untuk itu, Hendri pun meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus itu. Sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Kita menyayangkan apa yang terjadi di kawasan LPC (Lapau Panjang Cimpago). Kita berharap pihak yang berwajib dapat mengusut tuntas kasus ini,” ujar Hendri dikutip dari rilis Humas Pemko Padang, Rabu (17/8/2022).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan dan pendataan terhadap 126 kios-kios yang berada di sepanjang kawasan Lapau Panjang Cimpago (LPC).
Baca Juga:
SPFC Kontra PSPS Riau Imbang Tanpa Gol, Delfiadri: Finishing Jadi Tugas Kami
7 WNA Dideportasi Imigrasi Padang, Mayoritas Asal Malaysia
“Setiap pemanfaat LPC ini dikenakan retribusi tiap bulan. Kita akan lakukan pendataan mana-mana kios yang belum bayar retribusi, sehingga nanti pemiliknya bisa kita tertibkan. Kemudian, LPC yang dipindahtangankan, juga akan kita telusuri dengan aparat hukum,” ucap Eri.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah pedagang di Pantai Padang mengancam hingga menyerang personel Satpol PP yang bertugas di daerah itu. Bahkan mobil operasional Satpol PP juga dirusak.
Atas kejadian itu, Kepala Satpol PP Padang Mursalim pun telah membuat laporan ke Polresta Padang.
“Kita sudah melaporkan kejadian ini kepada Polresta Padang atas tindakan penyerangan dan pengancaman kepada anggota kita,” ujar Mursalim, Selasa (16/8/2022). (red)
















