Sumbardaily.com - Pada momen Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah, keberlangsungan distribusi energi menjadi salah satu faktor krusial di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) memastikan operasional Terminal BBM tetap berjalan tanpa henti guna menjaga ketersediaan energi selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Fokus utama pengamanan pasokan energi ini terletak pada kesiapsiagaan Terminal BBM yang beroperasi penuh selama 24 jam. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memastikan distribusi energi tidak terganggu, terutama saat kebutuhan masyarakat meningkat signifikan.
Selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 2026, seluruh proses di Terminal BBM berlangsung secara berkelanjutan.
Aktivitas mulai dari penerimaan pasokan, penyimpanan, hingga penyaluran BBM ke berbagai daerah tetap berjalan normal tanpa jeda.
Tidak hanya mengandalkan satu titik distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoptimalkan jaringan infrastruktur energi yang tersebar luas.
Tercatat, sebanyak 14 Terminal BBM, 1 Terminal LPG, 5 Integrated Terminal BBM dan LPG, serta 12 Aviation Fuel Terminal disiagakan guna mendukung kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah.
Group Head Operation, Basuki Santoso, menegaskan bahwa kesiapan tersebut didukung penuh oleh tim operasional yang bekerja secara maksimal selama periode Satgas.
“Dengan dukungan infrastruktur yang tersebar di seluruh wilayah Sumbagut, seluruh tim operasional tetap siaga untuk memastikan proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran energi berjalan aman dan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, khususnya pada momen Ramadan dan Idulfitri,” ujar Basuki, Kamis (26/3/2026) siang.
Di balik kelancaran distribusi energi tersebut, terdapat peran penting para pekerja di Terminal BBM yang tetap menjalankan tugasnya secara bergantian, bahkan saat Hari Raya Idul Fitri.
Sistem kerja ini memastikan operasional tetap berlangsung tanpa gangguan, meskipun berada di tengah periode libur nasional.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor energi tidak mengenal waktu berhenti, terutama saat kebutuhan masyarakat berada di titik puncak. Keberadaan petugas di lapangan menjadi elemen vital dalam menjaga stabilitas distribusi energi," ucapnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw memastikan keberlangsungan operasional ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam melayani kebutuhan energi masyarakat, dalam hal ini BBM dan LPG.
“Pertamina berkomitmen untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan tanpa henti, termasuk pada momen Lebaran. Hal ini didukung oleh kesiapsiagaan para pekerja yang terus menjalankan operasional secara optimal guna menjaga kelancaran distribusi energi,” ujarnya.
Melalui Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan secara intensif serta penguatan sistem operasional di seluruh lini distribusi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, lancar, dan tetap optimal di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
"Kami berkomitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah Sumbagut. Kesiapan Terminal BBM yang beroperasi tanpa henti menjadi kunci utama dalam memastikan masyarakat dapat menjalani momen Ramadan dan Idul Fitri dengan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi," tuturnya. (*)
















