Sumbardaily.com - Respons cepat personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman berhasil menyelamatkan seorang warga yang sempat terjebak ketika kebakaran melanda sebuah rumah di Korong Simpang Tigo Sintuak, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga), Sabtu (1/8/2026) malam.
Korban berhasil dievakuasi sebelum kobaran api menguasai seluruh bangunan dan selanjutnya mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman sekitar pukul 20.04 WIB.
Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan armada beserta personel untuk melakukan pemadaman sekaligus menyelamatkan penghuni rumah yang masih berada di dalam bangunan.
Berdasarkan informasi di lokasi, api diduga berasal dari kompor dapur yang lupa dimatikan usai digunakan untuk memasak. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat membesar hingga melahap rumah milik warga.
Situasi semakin berbahaya karena seorang penghuni tidak sempat keluar dan terjebak di dalam rumah saat api terus membesar.
Petugas pemadam kebakaran kemudian memprioritaskan proses penyelamatan korban sebelum melanjutkan upaya pengendalian kobaran api. Berkat respons cepat personel di lapangan, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Usai berhasil diselamatkan, korban langsung dibawa ke RSUD Padang Pariaman untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Dalam operasi penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan lima unit armada. Rinciannya, empat unit berasal dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, sedangkan satu unit lainnya merupakan bantuan dari Pemadam Kebakaran Kota Pariaman.
Proses pemadaman disertai pendinginan berlangsung sekitar satu setengah jam. Petugas memastikan seluruh titik api telah padam sehingga tidak kembali memicu kebakaran di lokasi kejadian.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bangunan rumah mengalami kerusakan berat akibat dilalap api. Kerugian material akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.
Penanganan kebakaran juga melibatkan berbagai unsur. Selain personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman, proses penanganan turut mendapat dukungan dari personel Polsek Lubuk Alung serta masyarakat sekitar yang ikut membantu selama proses evakuasi dan pemadaman berlangsung.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak di rumah. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang berakibat fatal.
"Masyarakat agar selalu memastikan kompor maupun peralatan memasak telah dimatikan setelah digunakan. Kewaspadaan sederhana tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian harta benda maupun korban jiwa," ujar Rifki Monrizal.
Ia berharap masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama sebelum meninggalkan dapur atau beraktivitas di luar rumah. Dengan memastikan seluruh peralatan memasak dalam kondisi aman, risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan sehingga keselamatan penghuni maupun harta benda tetap terjaga. (*)
















