Sumbardaily.com – PT Bank BTPN Syariah Tbk menunjukkan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 9 persen secara tahunan atau year on year (YoY).
Memasuki usia ke-12 tahun, bank syariah yang berfokus pada segmen ultra mikro ini terus memperkuat fondasi bisnis melalui kualitas pembiayaan yang sehat sekaligus memperluas peluang pertumbuhan melalui pengembangan inisiatif pembiayaan baru.
Bagi BTPN Syariah, kualitas pembiayaan tidak hanya menjadi tolok ukur kesehatan bisnis perusahaan, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kapasitas dan daya tahan nasabah dalam menjalankan usaha.
Kondisi tersebut dinilai sebagai hasil dari perilaku unggul nasabah dalam mengelola bisnis mereka, yang dibangun melalui pendampingan secara konsisten oleh BTPN Syariah.
Selama 12 tahun terakhir, BTPN Syariah terus menghadirkan akses keuangan bagi masyarakat di segmen ultra mikro yang disertai pendampingan untuk membantu mereka mengembangkan usaha sekaligus menciptakan kehidupan yang lebih bermakna bagi keluarga.
Pendampingan tersebut berfokus pada pembentukan empat perilaku unggul atau BDKS, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu, agar nasabah memiliki kemampuan bertahan dalam berbagai kondisi.
Selain memperkuat kualitas pembiayaan pada segmen utama, BTPN Syariah juga membuka ruang pertumbuhan baru melalui pengembangan pembiayaan non komunitas. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, yang mencakup pinjaman individu serta pembiayaan kepada lembaga nonkeuangan.
Melalui perluasan segmen pembiayaan tersebut, BTPN Syariah berupaya memperkokoh fondasi bisnis, menghadirkan sumber pertumbuhan yang lebih beragam dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat kualitas pembiayaan seiring pengembangan berbagai inisiatif baru bagi nasabah.
"Memasuki tahun ke-12, kami akan terus memperkokoh fondasi melalui kualitas pembiayaan yang sehat serta bertumbuh lebih beragam melalui pengembangan inisiatif baru bagi nasabah kami. Kami percaya, semakin besar dampak yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan yang dapat kami ciptakan," ujar Fachmy Achmad, dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/7/2026).
Dari sisi kinerja keuangan, sepanjang Semester I 2026 BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar. Sementara itu, total aset perusahaan mencapai Rp23 triliun, atau tumbuh 8 persen secara YoY.
Penyaluran pembiayaan juga menunjukkan peningkatan dengan nilai mencapai Rp11 triliun, atau naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut tetap diiringi rasio keuangan yang solid, tercermin dari Return on Asset (RoA) sebesar 7,2 persen serta Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58,7 persen.
Pencapaian tersebut memperlihatkan konsistensi BTPN Syariah dalam menjaga kualitas pembiayaan sekaligus memperkuat strategi pertumbuhan.
Dengan tetap berfokus pada pendampingan nasabah ultra mikro dan pengembangan pembiayaan yang lebih beragam, perusahaan berupaya membangun pertumbuhan yang berkelanjutan sejalan dengan peningkatan kapasitas serta ketahanan usaha para nasabahnya. (*)
















