Berdampak ke Psikologis Keluarga, Bupati Limapuluh Kota Minta Kasus VCS Tak Dihebohkan Lagi

Berdampak ke Psikologis Keluarga, Bupati Limapuluh Kota Minta Kasus VCS Tak Dihebohkan Lagi

Bupati Limapuluh Kota Safni (Foto: Kominfo Limapuluh Kota)

Sumbardaily.com – Kasus video call sex (VCS) yang menyeret Bupati Limapuluh Kota, Safni, masih menjadi perhatian publik. Namun, Polda Sumatera Barat (Sumbar) meminta agar polemik tersebut tidak kembali dibesar-besarkan karena dinilai berdampak pada kondisi psikologis pihak terkait.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya. Ia menyebut, permintaan itu juga datang dari pihak Safni yang merasa dampak kasus tersebut turut dirasakan oleh keluarga, khususnya anak-anak.

“Ini terkait keluarganya dengan anak-anaknya. Beban psikologis, kita juga merasakan, kalau bisa jangan dibikin lagi,” ujar Susmelawati, dikutip Senin (27/4/2026).

Terkait perkembangan penanganan perkara tersebut, Susmelawati mengaku belum mengetahui secara rinci sejauh mana proses penyelidikan berjalan. Ia memastikan, kasus ini ditangani oleh Subdirektorat Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar.

Dalam pengungkapan sebelumnya, kasus VCS yang melibatkan Safni diketahui menjerat seorang pria berinisial ABG. Pelaku tersebut merupakan narapidana yang berada di Lapas Sarolangun.

Polda Sumbar juga menyampaikan bahwa rekaman VCS yang beredar disebut sebagai hasil editan, berdasarkan pengakuan dari pelaku. Namun demikian, pendapat berbeda disampaikan oleh pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat.

Menurut Abimanyu, hasil analisisnya menunjukkan bahwa rekaman tersebut diduga bukan hasil rekayasa. Ia menyebut sosok pria dan perempuan yang terlihat dalam video tidak menunjukkan adanya indikasi manipulasi.

Perbedaan pandangan ini menambah kompleksitas kasus yang sedang ditangani aparat kepolisian. Meski begitu, Polda Sumbar tetap menekankan agar masyarakat tidak memperkeruh situasi dengan terus mengangkat kembali isu tersebut.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung di Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumbar, sementara publik diminta menunggu perkembangan resmi dari pihak kepolisian. (*)

Baca Juga

Petugas Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan puluhan terduga penyebar tautan judi online beserta barang bukti telepon genggam dan laptop dalam operasi di Kota Padang.
Polda Sumbar Bongkar Jaringan Penyebar Link Judi Online di Padang, 21 Orang Ditangkap
Resmi Bertugas, Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy Disambut Gubernur Mahyeldi
Resmi Bertugas, Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy Disambut Gubernur Mahyeldi
Daftar Lengkap Mutasi 8 Kapolres di Sumbar, Polda Pastikan Tunggu Jadwal Sertijab
Daftar Lengkap Mutasi 8 Kapolres di Sumbar, Polda Pastikan Tunggu Jadwal Sertijab
Gerakan Subuh Berjamaah Jadi Simbol Persatuan, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Nilai Adat dan Agama
Gerakan Subuh Berjamaah Jadi Simbol Persatuan, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Nilai Adat dan Agama
Andre Rosiade Desak Pengganggu Proyek Flyover Sitinjau Lauik Ditindak Tegas
Andre Rosiade Desak Pengganggu Proyek Flyover Sitinjau Lauik Ditindak Tegas
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Polisi Hanya Bakar Kapal Tanpa Amankan Pelaku
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Polisi Hanya Bakar Kapal Tanpa Amankan Pelaku