Jembatan Sungai Pinang Timpeh Dharmasraya Rampung, Akses Ekonomi hingga Kesehatan Makin Lancar

Jembatan Sungai Pinang Timpeh Dharmasraya Rampung, Akses Ekonomi hingga Kesehatan Makin Lancar

Jembatan Sungai Pinang di Timpeh, Dharmasraya, rampung dibangun dengan APBD Rp952 juta. Akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan makin mudah. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Sumbardaily.com – Jembatan Sungai Pinang di Nagari Timpeh, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, kini rampung dibangun dan siap dimanfaatkan masyarakat. Berada di jalur utama Kecamatan Timpeh, jembatan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas warga sekaligus membuka akses yang lebih lancar ke berbagai kebutuhan penting.

Pembangunan infrastruktur ini tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas sehari-hari. Keberadaan Jembatan Sungai Pinang juga dinilai strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, perjalanan menuju sekolah, hingga akses ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Willy Kurniawan mengatakan, posisi jembatan pada poros utama Kecamatan Timpeh membuat infrastruktur tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat.

"Jembatan ini berada pada poros utama Kecamatan Timpeh, sehingga keberadaannya sangat strategis untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas di berbagai sektor," kata Willy, dikutip Kamis (10/9/2026).

Menurut Willy, rampungnya pembangunan Jembatan Sungai Pinang menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan aksesibilitas masyarakat di Kecamatan Timpeh. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menunjang pergerakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Pembangunan jembatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dalam mendorong peningkatan konektivitas serta pemerataan pembangunan infrastruktur. Pembangunan tidak hanya diarahkan pada wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau kecamatan dan nagari.

Dibangun dengan Dana APBD

Dari sisi pembiayaan, pembangunan Jembatan Sungai Pinang dilaksanakan melalui kegiatan pembangunan jembatan dengan menggunakan sumber dana APBD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026.

Nilai kontrak pembangunan jembatan tersebut tercatat sebesar Rp952.562.148. Dengan rampungnya pekerjaan, jembatan yang berada di jalur utama Kecamatan Timpeh itu kini siap dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Willy menjelaskan, peningkatan kualitas akses melalui jembatan dapat memberikan dampak langsung terhadap kegiatan ekonomi. Mobilitas orang menjadi lebih mudah, sementara distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai komoditas yang dihasilkan masyarakat juga diharapkan semakin lancar.

Akses yang lebih baik menjadi penting bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi dan membutuhkan pergerakan dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Dengan posisi Jembatan Sungai Pinang pada poros utama Kecamatan Timpeh, keberadaannya memiliki fungsi strategis dalam mendukung aktivitas tersebut.

Namun, manfaat jembatan tidak berhenti pada sektor ekonomi. Infrastruktur tersebut juga berkaitan dengan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Jembatan Sungai Pinang dapat memperlancar perjalanan para pelajar menuju sekolah. Mobilitas tenaga pendidik juga ikut terbantu dengan tersedianya akses yang lebih baik.

Kondisi serupa berlaku pada sektor kesehatan. Akses yang semakin baik memberikan kemudahan bagi masyarakat ketika harus menuju fasilitas pelayanan kesehatan. Pada saat yang sama, mobilitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga dapat lebih terbantu.

Dengan fungsi tersebut, keberadaan Jembatan Sungai Pinang menjadi salah satu infrastruktur yang mendukung berbagai kebutuhan dasar masyarakat Timpeh, mulai dari aktivitas perekonomian hingga pendidikan dan kesehatan.

Camat Timpeh Apresiasi Pembangunan Jembatan

Pembangunan Jembatan Sungai Pinang mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Timpeh. Camat Timpeh M. Fajar Rachman Wibowo menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Timpeh.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Infrastruktur itu dinilai dapat membantu memperlancar berbagai aktivitas warga di kawasan tersebut.

"Atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Timpeh, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani atas perhatian dan pembangunan jembatan ini, karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat," ujarnya.

Fajar berharap Jembatan Sungai Pinang dapat digunakan dan memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat. Selain memperkuat konektivitas, ia berharap infrastruktur tersebut semakin mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Rampungnya jembatan yang berada pada poros utama Kecamatan Timpeh tersebut menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk memperkuat akses masyarakat.

Dengan nilai kontrak Rp952.562.148 yang bersumber dari APBD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026, pembangunan Jembatan Sungai Pinang diharapkan mampu menunjang mobilitas warga dan berbagai aktivitas di wilayah tersebut.

Pembangunan ini juga memperlihatkan bahwa konektivitas infrastruktur memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kelancaran akses tidak hanya dibutuhkan untuk perjalanan sehari-hari, tetapi juga berhubungan dengan distribusi hasil pertanian dan perkebunan, perjalanan pelajar serta tenaga pendidik, hingga akses menuju fasilitas kesehatan.

Bagi Pemkab Dharmasraya, keberadaan Jembatan Sungai Pinang menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat pembangunan infrastruktur hingga tingkat kecamatan dan nagari. Sementara bagi masyarakat Timpeh, jembatan tersebut diharapkan menjadi akses yang mendukung aktivitas mereka secara lebih lancar.

Dengan telah rampungnya pembangunan, Jembatan Sungai Pinang kini siap dimanfaatkan. Pemerintah Kecamatan Timpeh berharap manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, terutama dalam memperlancar kegiatan ekonomi sekaligus membuka akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan kesehatan. (*)

Baca Juga

Dua Cagar Budaya Nasional di Dharmasraya Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya
Dua Cagar Budaya Nasional di Dharmasraya Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya
Pengaspalan 6 Ruas Jalan Dharmasraya Dimulai September, Ini Daftar Lokasinya
Pengaspalan 6 Ruas Jalan Dharmasraya Dimulai September, Ini Daftar Lokasinya
Karhutla di Dharmasraya Dekat Candi Pulau Sawah Berhasil Dikendalikan
Karhutla di Dharmasraya Dekat Candi Pulau Sawah Berhasil Dikendalikan
8 Kursi Kepala OPD Dharmasraya Diperebutkan, Seleksi Terbuka Dimulai September 2026
8 Kursi Kepala OPD Dharmasraya Diperebutkan, Seleksi Terbuka Dimulai September 2026
Pilwana 2026 Dharmasraya Resmi Disiapkan, 3 Nagari Ikuti Pemilihan Serentak
Pilwana 2026 Dharmasraya Resmi Disiapkan, 3 Nagari Ikuti Pemilihan Serentak
Dharmasraya Dapat 2 X-Ray Portable dari Kemenkes, Deteksi TBC Kini Bisa Lebih Dekat
Dharmasraya Dapat 2 X-Ray Portable dari Kemenkes, Deteksi TBC Kini Bisa Lebih Dekat