Anjing Liar di Padang Mengamuk, Gigit Warga dan Ternak hingga Brimob Turun Tangan

Anjing Liar di Padang Mengamuk, Gigit Warga dan Ternak hingga Brimob Turun Tangan

Ilustrasi Anjing Liar (Foto: Pixabay)

Sumbardaily.com, Padang – Warga Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, digemparkan oleh serangan seekor anjing liar pada Selasa (7/10/2025).

Hewan tersebut menyerang warga dan hewan ternak hingga menimbulkan keresahan luas. Aksi anjing itu bahkan membuat tim gabungan dari pemerintah setempat hingga Brimob Polda Sumbar harus turun tangan untuk menanganinya.

Menurut Kepala Seksi Ketertiban dan Ketentraman Umum (Trantib) Kecamatan Koto Tangah, Riri Candra, laporan pertama diterima sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi awal menyebutkan bahwa korban gigitan pertama merupakan seorang anak sekolah di kawasan Padang Sarai. Tim kecamatan segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Namun, setibanya di lapangan, petugas menerima laporan tambahan bahwa anak sekolah lain juga digigit oleh anjing yang sama. Tidak berhenti di situ, pemilik hewan tersebut pun ikut menjadi korban saat mencoba memberi makan anjingnya.

“Selain dua anak sekolah, pemilik anjing juga terkena gigitan saat hendak memberi makan hewan itu,” ujar Riri.

Mengetahui adanya tiga korban, tim dari Puskesmas setempat langsung memberikan penanganan medis awal di lokasi kejadian. Beruntung, seluruh korban mengalami luka ringan dan tidak perlu menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Alhamdulillah, ketiga korban sudah ditangani dan kondisinya tidak parah,” kata Riri.

Namun, situasi belum mereda. Setelah menyerang manusia, anjing tersebut kabur dan tidak ditemukan selama beberapa jam. Sekitar pukul 14.00 WIB, warga kembali melapor bahwa hewan yang sama menggigit ayam dan angsa milik penduduk sekitar. Aksi brutal ini membuat masyarakat semakin panik dan khawatir akan penyebaran rabies.

Sejumlah warga bersama perangkat kelurahan kemudian melakukan pencarian dan upaya penangkapan. Mereka bahkan sempat mencoba melumpuhkan anjing tersebut menggunakan senapan angin, tetapi usaha itu gagal karena peluru tidak mampu menembus tubuh hewan itu.

“Warga sudah mencoba membunuh anjing itu dengan senapan angin, tapi tidak mempan. Akhirnya, warga meminta bantuan ke Brimob Polda Sumbar,” terang Riri.

Tak lama kemudian, tim Brimob tiba di lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar area pemukiman. Setelah sekitar satu jam pencarian, anjing liar itu akhirnya ditemukan dan ditembak mati di tempat. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi serangan lanjutan terhadap warga.

Selain penanganan terhadap korban dan pemusnahan anjing liar tersebut, Dinas Pertanian Kota Padang juga segera bergerak melakukan tindakan pencegahan. Petugas dari Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) memberikan vaksin rabies kepada sejumlah hewan peliharaan di sekitar lokasi kejadian.

“Tadi Kabid Keswan menginstruksikan agar hewan peliharaan dikurung di rumah masing-masing dan divaksin bagi yang belum,” ujar Riri.

Meski anjing tersebut telah dimusnahkan, pihak berwenang belum dapat memastikan apakah hewan itu positif rabies. Pemeriksaan laboratorium akan dilakukan untuk mengetahui hasil pastinya.

“Apakah anjing itu positif rabies atau tidak, kami masih menunggu hasil pengecekan dari pihak terkait,” kata Riri menegaskan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan anjing liar di lingkungan sekitar. Pemerintah daerah juga diharapkan memperketat pengawasan dan vaksinasi hewan peliharaan guna mencegah penyebaran penyakit zoonosis seperti rabies yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. (red)

Baca Juga

Hari Ketiga Pencarian, Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Ditemukan
Hari Ketiga Pencarian, Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Ditemukan
Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kerjasama dengan BIN
Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kerjasama dengan BIN
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga Berujung Dicoret dari Timnas Indonesia U-20
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga Berujung Dicoret dari Timnas Indonesia U-20
Satpol PP Padang Tertibkan Pedagang Minyak di Trotoar, Ini Alasannya
Satpol PP Padang Tertibkan Pedagang Minyak di Trotoar, Ini Alasannya
Kasus Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Ini Analisis Pakar Hukum
Kasus Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Ini Analisis Pakar Hukum
BOM Run 2026 Diserbu Pelari: Ribuan Peserta Sudah Mendaftar, Target 10.000 Runners
BOM Run 2026 Diserbu Pelari: Ribuan Peserta Sudah Mendaftar, Target 10.000 Runners