Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pemko Padang Gelontorkan Rp40 Miliar

Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pemko Padang Gelontorkan Rp40 Miliar

Pasar Raya Padang (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiapkan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk mendukung program revitalisasi kawasan Pasar Raya Padang. Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki berbagai sarana dan prasarana umum guna meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di pusat perdagangan terbesar di Kota Padang.

Langkah ini menjadi salah satu upaya strategis Pemko Padang dalam memperkuat fungsi Pasar Raya Padang sebagai pusat perdagangan yang mampu menarik lebih banyak pengunjung. Dengan kondisi fasilitas yang semakin baik, pemerintah berharap aktivitas jual beli di kawasan pasar dapat tumbuh dan memberikan dampak positif bagi para pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan bahwa pembenahan infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Menurutnya, revitalisasi tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan pasar, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat yang berbelanja.

“Pemerintah Kota Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana umum terkait revitalisasi Pasar Raya,” kata Fizlan, dikutip Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan revitalisasi kawasan Pasar Raya Padang nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.

Menurut Fizlan, momentum menjelang tahun ajaran baru menjadi salah satu faktor yang mulai mendorong peningkatan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Raya, khususnya di Pasar Raya Padang Fase VII. Dalam beberapa waktu terakhir, jumlah masyarakat yang datang untuk memenuhi kebutuhan sekolah mulai menunjukkan tren peningkatan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan. Pasalnya, Pasar Raya Padang Fase VII dikenal sebagai salah satu lokasi yang menyediakan beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari produk sandang hingga perlengkapan sekolah.

“Ini menjadi peluang bagi pelaku usaha kita. Masyarakat dapat mencari sepatu, tas, alat tulis, dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya yang tersedia lengkap di Pasar Raya Fase VII,” ujarnya.

Fizlan menuturkan, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang masuk sekolah diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di kawasan pasar. Kehadiran pengunjung yang lebih banyak berpotensi meningkatkan omzet para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut.

Tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik, Dinas Perdagangan Padang juga melakukan berbagai upaya untuk memperkuat aktivitas ekonomi di Pasar Raya Padang. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan sejumlah pihak yang dinilai dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat serta memperluas akses transaksi ekonomi.

Kerja sama tersebut melibatkan sektor perbankan dan perusahaan transportasi berbasis aplikasi. Menurut Fizlan, pihaknya saat ini tengah menjalin komunikasi dengan Grab dan Bank Nagari guna mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pasar.

“Saat ini kita berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan Grab dan Bank Nagari, untuk menggaet sektor perekonomian serta meningkatkan daya beli masyarakat,” katanya.

Selain mempersiapkan revitalisasi dan mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi, Pemko Padang juga menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi ketika aktivitas perdagangan meningkat.

Pemerintah berencana melakukan operasi pasar secara berkala sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga sejumlah komoditas penting. Komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, minyak goreng, dan cabai yang merupakan kebutuhan utama masyarakat.

Melalui berbagai program yang dijalankan, mulai dari revitalisasi infrastruktur, kerja sama dengan berbagai sektor hingga pengendalian harga bahan pokok, Pemko Padang berharap Pasar Raya Padang dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang semakin nyaman, ramai, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Fizlan berharap berbagai langkah yang dilakukan pemerintah tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pasar sekaligus meningkatkan daya tarik Pasar Raya Padang sebagai destinasi utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan menjelang tahun ajaran baru. (*)

Baca Juga

Ribuan peserta mengikuti Parade Tauhid 1 Muharram 1448 Hijriah dengan long march dari Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi di Kota Padang.
Pemko Padang Siapkan Parade Tauhid Masuk ke Agenda Festival Surau
Berburu Kebutuhan Sekolah di Pasar Raya Padang Fase VII, Dinas Perdagangan Gandeng Grab-Bank Nagari
Berburu Kebutuhan Sekolah di Pasar Raya Padang Fase VII, Dinas Perdagangan Gandeng Grab-Bank Nagari
APBD Kota Padang Melonjak Rp502 Miliar, Fadly Amran Ungkap Perubahan Besar di 2026
APBD Kota Padang Melonjak Rp502 Miliar, Fadly Amran Ungkap Perubahan Besar di 2026
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir menutup Jambore Kelompok Siaga Bencana Tahun 2026 yang diikuti 700 relawan dari seluruh kecamatan di Kota Padang.
Wawako Padang: KSB adalah Kekuatan Besar dalam Mengurangi Risiko Bencana
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pasar Raya Padang Fase VII Jadi Buruan Warga Cari Perlengkapan Sekolah
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pasar Raya Padang Fase VII Jadi Buruan Warga Cari Perlengkapan Sekolah
Wali Kota Padang, Fadly Amran melepas siswa MAN 2 Padang, Fathir Verianico, untuk mengikuti Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Nasional di halaman Kantor Camat Pauh.
Pelajar MAN 2 Padang Wakili Sumbar ke Seleksi Paskibraka Nasional