Audit Ketat Dua Hari, KAI Divre II Sumbar Pertahankan Standar Mutu Global

Audit Ketat Dua Hari, KAI Divre II Sumbar Pertahankan Standar Mutu Global

Tim auditor Bureau Veritas Indonesia melakukan proses audit resertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di lingkungan KAI Divre II Sumbar dari tanggal 23 hingga 24 April 2026. (Dok. Humas)

Sumbardaily.com - Komitmen terhadap kualitas layanan kembali ditegaskan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) melalui keberhasilan menjalani proses resertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015.

Hasil audit yang dilakukan selama dua hari bahkan menunjukkan tidak adanya temuan, baik mayor maupun minor, sebuah capaian yang menandakan konsistensi penerapan standar mutu di seluruh lini operasional.

Audit resertifikasi tersebut berlangsung pada 23 hingga 24 April 2026 dengan melibatkan tim auditor independen dari Bureau Veritas Indonesia yang dipimpin oleh Bambang Heriyanto.

Proses ini menjadi penilaian krusial terhadap bagaimana standar mutu internasional diterapkan dalam aktivitas bisnis perusahaan, khususnya dalam mendukung layanan transportasi kereta api yang aman dan andal.

Dalam pelaksanaannya, audit tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh berbagai aspek operasional secara langsung. Tim auditor melakukan verifikasi dokumen, observasi di lapangan, wawancara dengan personel, hingga pengambilan sampel di sejumlah unit kerja.

Unit yang menjadi objek audit meliputi Top Management dan Tim ISO Divre II Sumbar, Unit SDM & Umum, Unit Humas, UPT Depo Lokomotif Padang, Stasiun Kelas I Padang, UPT Resor Jalan Rel, serta UPT Resor Jembatan.

Pendekatan audit yang dilakukan secara acak ini menjadi indikator objektif dalam menilai efektivitas implementasi Sistem Manajemen Mutu.

Dengan metode tersebut, perusahaan memperoleh gambaran menyeluruh terkait kinerja sistem yang selama ini dijalankan.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muhammad Tri Setyawan mengatakan, audit eksternal tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.

“Audit eksternal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kualitas tata kelola perusahaan dan meningkatkan standar pelayanan kepada pelanggan. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh unit yang telah menjalankan sistem manajemen mutu secara konsisten, sehingga Divre II Sumbar dapat mempertahankan kualitas layanan yang aman, andal, dan profesional,” ujar Tri.

Hasil audit yang menunjukkan nihil temuan menjadi sinyal kuat bahwa sistem yang diterapkan berjalan efektif. Lead Auditor Bureau Veritas Indonesia, Bambang Heriyanto, menyampaikan bahwa implementasi sistem manajemen mutu di lingkungan Divre II Sumbar telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Divre II Sumbar direkomendasikan untuk kembali memperoleh sertifikat ISO 9001:2015, yang menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menjaga mutu layanan.

Capaian ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan administratif, tetapi juga menunjukkan bahwa proses bisnis yang dijalankan telah selaras dengan standar internasional. Dengan kata lain, sistem yang ada mampu mendukung pencapaian target perusahaan sekaligus mendorong budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh organisasi.

Di sisi lain, keberhasilan resertifikasi ini juga dipandang sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menilai hasil audit tersebut sebagai dorongan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik.

Ia mengatakan, keberhasilan audit resertifikasi ini menjadi penyemangat pihaknya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 secara konsisten, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, tepat waktu dan profesional.

"Standar mutu ini menjadi landasan penting dalam memastikan setiap proses pelayanan berjalan optimal sehingga mampu memenuhi harapan pelanggan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” katanya.

Keberhasilan mempertahankan sertifikasi ini, katanya, memperlihatkan bahwa sistem yang diterapkan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi juga terimplementasi secara nyata dalam operasional sehari-hari.

Hal ini sekaligus memperkuat posisi KAI Divre II Sumbar sebagai penyedia layanan transportasi kereta api yang berorientasi pada kualitas dan kepuasan pelanggan.

"Dengan hasil audit yang positif, kami berharap mampu terus meningkatkan kinerja serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang konsisten, aman dan profesional di masa mendatang," pungkas Reza. (*)

Baca Juga

Mahasiswa Universitas Dharma Andalas, siswa SMKN 6 Padang, dan petugas KAI Divre II Sumbar memberikan edukasi keselamatan kepada pengguna jalan di perlintasan sebidang KM 0+805 Simpang Haru, Padang.
Mengapa Perlintasan Sebidang Masih Berbahaya? Akademisi dan KAI Divre II Sumbar Beri Jawaban Lewat Edukasi
Kereta api KAI Divre II Sumbar melintas di jalur rel Sumatera Barat dengan latar pegunungan, menggambarkan sejarah perkeretaapian serta konektivitas transportasi daerah.
Sejarah Perkeretaapian dan Lonjakan Penumpang Buktikan Kereta Api Sumbar Semakin Dibutuhkan
Penumpang menaiki kereta api lokal milik KAI Divre II Sumbar di stasiun keberangkatan saat periode libur panjang Mei 2026.
KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Publik Inklusif, Pelanggan Berkebutuhan Khusus jadi Prioritas
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
205 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Saat Libur Sekolah 2026 di Sumbar
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik