Sumbardaily.com – Sebanyak 1.089 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Padang dijadwalkan segera berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 2026. Keberangkatan kloter pertama direncanakan berlangsung pada 23 April 2026, menyusul dimulainya operasional haji secara nasional pada 22 April.
Di tengah persiapan keberangkatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengingatkan jemaah untuk lebih mengutamakan kekhusyukan dalam beribadah dibanding aktivitas lain yang berpotensi mengganggu konsentrasi spiritual, seperti swafoto atau siaran langsung di media sosial.
Kasubag Bina Mental dan Keagamaan Kesra Setda Kota Padang, Zul Asfi Lubis, menegaskan bahwa momen berhaji seharusnya dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Mari jadikan momentum berhaji dengan beribadah secara khusyuk, tidak melakukan live streaming maupun selfie selama di Tanah Suci,” ujar Zul Asfi Lubis dikutip Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, larangan tersebut sejalan dengan aturan yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Otoritas setempat melarang keras aktivitas dokumentasi berupa foto dan video, khususnya di kawasan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Jemaah yang melanggar aturan itu berpotensi mendapatkan teguran hingga tindakan dari aparat keamanan.
Kebijakan tersebut diberlakukan guna menjaga ketertiban serta kekhusyukan ibadah seluruh jemaah dari berbagai negara yang memadati dua masjid suci tersebut.
Selain menyoroti pentingnya menjaga sikap selama beribadah, Zul Asfi Lubis juga mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan kondisi fisik secara optimal sebelum keberangkatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi serta vitamin yang cukup.
“Tetap jaga kesehatan, karena fisik memang dibutuhkan untuk beribadah di Tanah Suci,” katanya.
Menurutnya, ibadah haji memerlukan stamina yang prima, mengingat rangkaian kegiatan ibadah yang padat dan membutuhkan kekuatan fisik yang baik.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar setiap jemaah meluruskan niat sebelum berangkat ke Tanah Suci. Keikhlasan dalam beribadah menjadi faktor penting untuk meraih predikat haji yang mabrur.
“Serta meniatkan hasil akhir yang harus dapat dicapai, yakni menjadi haji atau hajjah mabrur. Ketiga hal itu, yakni menjaga fisik, niat, dan hasil, harus diterapkan dengan baik,” jelasnya.
Berdasarkan jadwal, sebanyak 386 JCH Kota Padang yang tergabung dalam kloter pertama akan mulai masuk Asrama Haji Padang pada 23 April 2026 pukul 06.00 WIB. Mereka menjadi rombongan awal yang akan diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Keberangkatan ini menjadi bagian dari total 1.089 jemaah asal Kota Padang yang siap menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. (*)
















