Karyawan Koperasi di Pasaman Nekat Tusuk Atasan 10 Kali, Dipicu Emosi Sepele

Karyawan Koperasi di Pasaman Nekat Tusuk Atasan 10 Kali, Dipicu Emosi Sepele

Ilustrasi Pembunuhan (Foto: Freepik)

Sumbardaily.com – Aksi penusukan yang terjadi di wilayah Muaro Sasak, Kabupaten Pasaman Barat, menggegerkan warga setempat. Peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah rumah kontrakan yang juga difungsikan sebagai kantor koperasi di Blok C Jorong Ophir Tengah, Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo.

Pelaku berinisial CS (34) berhasil diamankan aparat dari Polsek Pasaman dalam waktu kurang dari lima jam setelah kejadian pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Sementara korban diketahui bernama Amsal Pardede (38), yang merupakan pemilik koperasi sekaligus atasan pelaku.

Kapolres melalui Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar, Senin (23/3/2026), menjelaskan bahwa insiden penusukan tersebut dipicu oleh persoalan sepele yang berujung emosi. Saat itu, korban disebut menutup pintu dengan keras, yang kemudian memancing kemarahan pelaku.

“Pelaku merasa tersinggung, lalu mengancam akan menikam korban sambil menuju dapur,” ujar Zulfikar.

Tidak lama berselang, pelaku kembali dengan membawa sebilah pisau dan langsung melancarkan serangan. Tusukan pertama yang mengarah ke bagian ulu hati berhasil ditangkis korban menggunakan tangan kanan.

Namun, pelaku yang sudah tersulut emosi tidak berhenti. Ia kembali melakukan serangan berulang kali ke arah tubuh korban.

“Pelaku sempat melakukan sekitar 10 kali tusukan, namun korban berhasil menghindar dan melarikan diri ke luar rumah untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Dalam kondisi terluka, korban kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan dibawa ke rumah seorang saksi bernama Repan Zebua. Di lokasi tersebut, korban baru menyadari adanya luka robek di bagian perut kanan yang mengeluarkan cukup banyak darah.

Selanjutnya, korban segera dilarikan ke RSUD Pasaman Barat guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Mendapat laporan dari masyarakat, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pasaman langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku melarikan diri ke arah wilayah Kinali. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Wakapolsek Pasaman Iptu Lamhot Nababan bersama Kanit Reskrim Ipda Luthfi Basrian langsung melakukan pengejaran.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan di wilayah Rambah, Kecamatan Kinali, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

“Pelaku berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari lima jam setelah kejadian,” tegas Zulfikar.

Diketahui, pelaku merupakan warga Huta III Desa Pokan Baru, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang sementara tinggal di Pasaman Barat dan bekerja di koperasi milik korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, motif penusukan diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pasaman untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

Baca Juga

Balita 3,5 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Pasaman, Kantor SAR Padang Kerahkan Tim Rescue
Balita 3,5 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Pasaman, Kantor SAR Padang Kerahkan Tim Rescue
Evakuasi Beruang Madu di Pasaman Ungkap Ancaman Jerat bagi Satwa Dilindungi
Evakuasi Beruang Madu di Pasaman Ungkap Ancaman Jerat bagi Satwa Dilindungi
Momen Dramatis Puluhan Warga Pasaman Tumbangkan Sapi Kurban Wagub Sumbar Seberat 1,2 Ton
Momen Dramatis Puluhan Warga Pasaman Tumbangkan Sapi Kurban Wagub Sumbar Seberat 1,2 Ton
Jemaah Haji Pasaman Wafat di Tanah Suci, Petugas Diminta Lebih Aktif Visit Kamar
Jemaah Haji Pasaman Wafat di Tanah Suci, Petugas Diminta Lebih Aktif Visit Kamar
Job Fair Pasaman 2026 Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Lebih dari 2.000 Lowongan Dibuka
Job Fair Pasaman 2026 Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Lebih dari 2.000 Lowongan Dibuka
Emosi Anak Dikeroyok, Pria Bertato di Payakumbuh Tusuk Pemuda Pakai Obeng
Emosi Anak Dikeroyok, Pria Bertato di Payakumbuh Tusuk Pemuda Pakai Obeng