Sumbardaily.com - Kebakaran menghanguskan bangunan usaha kuliner Bofet Mie Rebus Kang Bur di kawasan Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (29/7/2026) malam.
Kobaran api yang terlihat membesar dari lokasi jualan makanan membuat warga sekitar panik lantaran bangunan tersebut berada di kawasan pertokoan yang cukup padat.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan kejadian pada pukul 19.32 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan unit pemadam pada pukul 19.34 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padang, Budi Payan, mengatakan petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 19.41 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.
Penanganan kebakaran tersebut berhasil diselesaikan pada pukul 20.00 WIB. Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Padang mengerahkan empat unit kendaraan dengan total 40 personel.
"Kondisi kawasan yang merupakan jalan utama dan dipenuhi pertokoan membuat petugas bergerak cepat agar api tidak meluas," katanya.
Berdasarkan laporan Dinas Damkar Kota Padang, objek yang terbakar merupakan satu petak bangunan bofet mie rebus dengan luas area terdampak sekitar 5 x 8 meter. Kebakaran tersebut menyebabkan satu toko mengalami rusak berat.
"Meski api sempat membesar, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sebanyak lima penghuni yang berada di lokasi juga tidak mengungsi," katanya.
Dampak kebakaran diperkirakan menyebabkan kerugian sekitar Rp2 juta. Namun, upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp800 juta.
"Selain itu, terdapat potensi tiga bangunan ikut terdampak dengan luas area sekitar 20 x 15 meter apabila api tidak segera dikendalikan," ujar Budi.
Peristiwa tersebut bermula ketika saksi melihat adanya kobaran api besar dari tempat usaha makanan di kawasan Simpang Haru.
Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada Dinas Damkar Kota Padang untuk mendapatkan penanganan.
Dua orang saksi yang dimintai keterangan terkait kejadian tersebut yakni Ilham (38) dan Firdaus (42).
Sementara itu, pemilik usaha Bofet Kang Bur diketahui bernama Burhani, berusia 81 tahun.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Petugas terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber awal munculnya api yang menghanguskan bangunan usaha tersebut.
Dalam proses penanganan di lapangan, petugas Damkar Kota Padang turut dibantu unsur TNI, Polri, dan Camat.
"Situasi kawasan yang berada di area pertokoan padat menjadi perhatian petugas agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar," pungkasnya. (*)
















