Sumbardaily.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sebelas pejabat baru di Kabinet Merah Putih untuk mengisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan periode 2024-2029.
Prosesi pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025) siang, berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Tahun 2025 oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.
Salah satu sorotan utama dalam pelantikan kali ini adalah pengangkatan Djamari Chaniago, putra Ranah Minang, sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Sosok yang lahir di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada tanggal 8 April 1949 ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia militer.
Lulus dari Akabri pada 1971 dari kecabangan Infanteri Baret Hijau Kostrad, Djamari meniti karier hingga menduduki sejumlah posisi strategis seperti Pangdam III/Siliwangi, Pangkostrad, Wakil Kepala Staf TNI AD, hingga Kepala Staf Umum TNI.
Selepas purna tugas tahun 2004, ia tetap aktif di berbagai bidang, termasuk sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang, serta terlibat dalam aktivitas politik dan sipil.
Bagi masyarakat Sumbar, penunjukan Djamari menjadi Menko Polkam merupakan sebuah kebanggaan.
Kehadirannya di jajaran kabinet tidak hanya memperkuat representasi putra daerah di tingkat nasional, tetapi juga menegaskan kepercayaan Presiden Prabowo terhadap figur yang berpengalaman menjaga stabilitas keamanan negara.
Posisi Menko Polkam yang sebelumnya dijabat Budi Gunawan kini diharapkan semakin solid dalam mengoordinasikan isu politik, hukum, dan keamanan di tengah tantangan yang semakin kompleks.
Usai pembacaan Keppres, seluruh pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan dipimpin langsung Presiden Prabowo. Mereka berjanji setia pada Undang-undang Dasar (UUD) 1945 serta akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Prosesi kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara, pengumandangan lagu Indonesia Raya, serta ucapan selamat dari Presiden kepada para pejabat baru.
Selain Djamari Chaniago, beberapa nama lain juga resmi menempati jabatan penting, di antaranya Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Sarah Sadiqa sebagai Ketua LKPP, Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, serta Muhammad Qodari yang didapuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan.
Pelantikan ini melengkapi reshuffle kabinet yang sebelumnya diumumkan pada 8 September 2025, ketika lima posisi menteri dirombak, termasuk Menko Polkam, Menteri Keuangan, Menteri P2MI, Menteri Koperasi, dan Menpora.
Dengan pengangkatan ini, pemerintah menaruh harapan besar pada para pejabat baru agar mampu bekerja cepat dan tepat.
Khusus bagi Djamari Chaniago, tanggung jawab sebagai Menko Polkam di tengah dinamika politik, hukum, dan keamanan nasional menjadi ujian tersendiri.
Latar belakang militer yang kokoh serta pengalaman panjang di berbagai posisi strategis diyakini menjadi modal kuat baginya dalam mengawal stabilitas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. (adl)














