Sumbardaily.com, Tanah Datar – Upaya pembersihan Talago Koto Baru di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, kini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Lantamal II Padang melalui satgas marinirnya tampil sebagai motor utama dalam aksi sosial pembersihan enceng gondok yang menutupi area talago.
Aspotmar Lantamal II Padang, Kolonel Laut (KH) Rapin Atmoko Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membantu Pemerintah Daerah.
"Kami melihat potensi wisata yang tersembunyi di Talago Koto Baru. Keindahan dan manfaat bagi masyarakat sekitar menjadi motivasi kami," tegasnya.
Kegiatan pembersihan yang dimulai pada 17 Januari 2025 ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Januari 2025. Saat ini, progres pembersihan telah mencapai 20 persen berkat dukungan berbagai pihak. Kolaborasi antara Lantamal II Padang, Pemerintah Daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif pembersihan tersebut. Ia tidak hanya memberikan dukungan logistik berupa beras, telur, sarden, minyak goreng, dan mie instan, tetapi juga menerjunkan alat berat dan truk untuk mengangkut enceng gondok ke lokasi pembuangan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat dinilai sebagai ibadah. Dukungan logistik dan alat berat kami berikan untuk memperlancar proses pembersihan," ujar Eka Putra.
Lebih lanjut, ia melihat potensi besar talago ini sebagai destinasi wisata air yang dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Dukungan tidak hanya datang dari pemerintah daerah. Satgas Nagari dan Wali Nagari se-Kecamatan X Koto turut berperan aktif dalam kegiatan pembersihan.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Dandim 0309 Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dan Danyonmar Hanlan II Padang Mayor Marinir Wachit Hasyim menandakan besarnya komitmen berbagai pihak.
Kolonel Rapin menegaskan harapannya agar kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. "Kami optimistis dapat menyelesaikan pembersihan sesuai jadwal yang ditetapkan," tandas Rapin.
Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan upaya sistematis untuk mengembalikan fungsi ekologis dan ekonomis Talago Koto Baru.
Enceng gondok yang selama ini menutupi permukaan air kini perlahan-lahan dibersihkan, membuka peluang baru bagi pengembangan wilayah.
Dengan komitmen kuat dari berbagai pihak, pembersihan Talago Koto Baru diharapkan tidak hanya mengembalikan keindahan alam, tetapi juga membuka pintu bagi kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi wisata air yang menjanjikan. (red)
















