2,2 Juta Kendaraan Melintasi Tol Trans Sumatera, Angka Kecelakaan Turun 12,5%

2,2 Juta Kendaraan Melintasi Tol Trans Sumatera, Angka Kecelakaan Turun 12,5%

Hutama Karya mencatat 2,2 juta kendaraan Tol Trans Sumatera selama Nataru 2024/2025 dengan penurunan angka kecelakaan sebesar 12,5%. (Foto: Dok Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan pencapaian signifikan dalam pengelolaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Sepanjang periode 20 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, volume kendaraan yang melintasi JTTS mencapai 2,2 juta unit, menunjukkan peningkatan substansial sebesar 37% dibandingkan lalu lintas normal.

Momentum puncak arus kendaraan terjadi pada 29 Desember 2024, dengan catatan historis 148.060 kendaraan dalam sehari. Peningkatan volume lalu lintas yang mengesankan terlihat di berbagai segmen, terutama di ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat yang menjadi akses utama menuju destinasi wisata Danau Toba.

Sementara itu, ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi Seulimeum–Baitussalam mencatatkan lonjakan paling dramatis dengan kenaikan mencapai 98,6% di atas trafik normal.

Dalam pemaparannya, Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan JTTS.

"Antusiasme masyarakat dalam menggunakan JTTS sebagai jalur transportasi utama, khususnya di kawasan Sumatra bagian utara, tercermin dari peningkatan volume kendaraan yang signifikan," jelasnya.

Sebagai bentuk antisipasi arus mudik Nataru, Hutama Karya mengoperasikan empat ruas tol fungsional tambahan. Ruas-ruas tersebut meliputi Tol Padang–Sicincin, Tol Binjai–Langsa Seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan, Tol Kuala Tanjung–Indrapura, dan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Seulimeum–Padang Tiji.

Keempat ruas ini berhasil melayani 115.583 kendaraan, dengan Tol Padang – Sicincin menjadi yang terfavorit dengan 46.900 kendaraan.

"Popularitas Tol Padang–Sicincin tidak terlepas dari perannya sebagai akses strategis menuju Bukittinggi, yang merupakan magnet pariwisata Sumatera Barat," tambah Koentjoro.

Meskipun menghadapi lonjakan volume kendaraan, Hutama Karya berhasil meningkatkan aspek keselamatan dengan menurunkan angka kecelakaan sebesar 12,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian ini merupakan hasil implementasi strategi komprehensif, termasuk pengoperasian patroli 24 jam, pendirian posko pemantauan kolaboratif dengan kepolisian setempat, serta pelaksanaan program operasi simpatik di titik-titik strategis seperti gerbang tol dan rest area, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, Hutama Karya menambah armada mobile reader menjadi 167 unit, meningkat 22 unit dari sebelumnya, serta menyediakan 21.000 kartu uang elektronik. Inovasi ini terbukti efektif dalam mengurangi antrean di gerbang tol dan memperlancar arus lalu lintas.

Keberhasilan pengelolaan JTTS selama Nataru 2024/2025 tidak lepas dari sinergi yang solid antara Hutama Karya dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Polri, TNI, Dinas Perhubungan, BNPB, dan instansi terkait lainnya.

"Kesuksesan ini menjadi landasan kokoh bagi kami dalam mempersiapkan layanan optimal untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2025," tutup Koentjoro. (red)

Baca Juga

Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Rencana Jalan Tol di Agam Masuk Tahap Survei, Trase 3 dan 4 Jadi Pertimbangan
Rencana Jalan Tol di Agam Masuk Tahap Survei, Trase 3 dan 4 Jadi Pertimbangan
Rencana Lanjutan Tol Sicincin–Bukittinggi, Pangkas Waktu Tempuh Hingga 55%
Rencana Lanjutan Tol Sicincin–Bukittinggi, Pangkas Waktu Tempuh Hingga 55%
Trafik Tol Padang–Sicincin Melonjak 81,16 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila
Trafik Tol Padang–Sicincin Melonjak 81,16 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila
Trafik Tol Padang-Sicincin Naik Tajam Selama Libur Idul Adha, Waisak dan Hari Lahir Pancasila
Trafik Tol Padang-Sicincin Naik Tajam Selama Libur Idul Adha, Waisak dan Hari Lahir Pancasila
Trafik Tol Padang-Sicincin Melonjak Selama Momen Libur Panjang Idul Adha, Ini Datanya
Trafik Tol Padang-Sicincin Melonjak Selama Momen Libur Panjang Idul Adha, Ini Datanya