Sumbardaily.com – Tol Padang–Sicincin menjadi ruas dengan pertumbuhan lalu lintas tertinggi di seluruh jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026. PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan trafik di ruas tol yang berada di Sumatera Barat (Sumbar) tersebut mencapai 81,16 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Lonjakan tersebut menjadikan Tol Padang–Sicincin sebagai ruas dengan pertumbuhan kendaraan paling signifikan di antara seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari wilayah Sumbar menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan arus kendaraan selama masa libur panjang tersebut.
Selain itu, dibukanya kembali akses Jalan Lembah Anai turut memberikan dampak positif terhadap kelancaran perjalanan dan meningkatkan minat masyarakat memanfaatkan Tol Padang–Sicincin sebagai jalur utama perjalanan.
Di sisi lain, secara keseluruhan PT Hutama Karya mencatat lebih dari 900 ribu kendaraan melintasi ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera selama periode libur panjang tersebut. Angka itu menunjukkan peningkatan sebesar 29,12 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan perusahaan terus memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang terjadi selama masa liburan.
Menurutnya, berbagai langkah penguatan dilakukan di seluruh ruas JTTS, mulai dari peningkatan pengawasan lalu lintas, penyiagaan petugas, optimalisasi pelayanan di rest area, hingga koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Selama periode libur panjang akhir pekan ini, Hutama Karya memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS, mulai dari penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala bersama para pemangku kepentingan, agar perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujar Iwan Hermawan, dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan data perusahaan, puncak arus kendaraan terjadi pada Minggu (31/5/2026). Pada hari tersebut tercatat lebih dari 148 ribu kendaraan melintasi JTTS atau meningkat 31,25 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Tingginya trafik pada penghujung masa libur panjang menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat masih sangat tinggi. Perjalanan wisata, kunjungan keluarga, hingga arus balik menuju kota asal maupun pusat aktivitas menjadi faktor yang mendorong peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas tol.
Dari sisi jumlah kendaraan, ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1 hingga 4 yang menghubungkan Kuala Tanjung dan Pematang Siantar menjadi ruas dengan volume lalu lintas tertinggi selama periode tersebut. Total kendaraan yang melintas mencapai lebih dari 195 ribu kendaraan.
Tingginya trafik di ruas tersebut didorong oleh aktivitas masyarakat di koridor Kuala Tanjung, Tebing Tinggi, hingga Pematang Siantar yang memiliki konektivitas penting menuju kawasan permukiman dan berbagai tujuan perjalanan di Sumatera Utara.
Meski demikian, dari sisi pertumbuhan lalu lintas, Tol Padang–Sicincin menjadi sorotan utama karena mencatat kenaikan paling tinggi dibandingkan seluruh ruas JTTS lainnya. Peningkatan sebesar 81,16 persen menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan ruas tol tersebut selama masa liburan.
Secara umum, kelancaran lalu lintas selama periode padat kendaraan didukung oleh penguatan layanan operasional yang diterapkan Hutama Karya di seluruh ruas JTTS. Langkah tersebut meliputi optimalisasi pemantauan kondisi lalu lintas, penempatan personel di titik-titik strategis, peningkatan kesiapsiagaan dalam menangani gangguan, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
Selain itu, informasi perjalanan terus diperbarui dan disampaikan kepada pengguna jalan melalui Variable Message Sign (VMS) serta kanal informasi resmi perusahaan guna membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
Iwan Hermawan menegaskan bahwa momentum libur panjang menjadi bahan evaluasi penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional di seluruh ruas jalan tol yang dikelola.
“Momentum libur panjang ini menjadi bagian dari evaluasi kami untuk terus memperkuat kualitas layanan operasional di seluruh ruas JTTS. Kesiapan petugas, keandalan fasilitas, kelancaran transaksi, serta kecepatan respons terhadap kondisi di lapangan menjadi faktor penting agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman, lancar, dan nyaman,” katanya.
Hutama Karya juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. (*)
















