Laporan Warga Bongkar Dugaan "Kumpul Kebo" di Padang, Empat Orang Jalani Pembinaan Satpol PP

Petugas Satpol PP Kota Padang bersama aparat terkait melakukan penanganan dugaan praktik kumpul kebo di kawasan Perumahan Taman Firdaus, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.

Petugas Satpol PP Kota Padang bersama unsur Trantib, Dubalang Kota, dan aparat terkait melakukan penanganan terhadap dugaan praktik kumpul kebo yang dilaporkan warga di kawasan Perumahan Taman Firdaus, Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah. (Dok. Humas)

Sumbardaily.com - Sebuah laporan warga melalui aplikasi WhatsApp mengungkap dugaan praktik "kumpul kebo" di kawasan Perumahan Taman Firdaus, RT 05/RW 02, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Aduan yang diterima aparat kelurahan itu langsung ditindaklanjuti dan berujung pada pembinaan terhadap empat orang di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.

Kasus tersebut terungkap berawal dari keresahan masyarakat yang mengaku telah berulang kali menyampaikan teguran kepada penghuni rumah yang dilaporkan. Namun, upaya persuasif yang dilakukan warga disebut tidak mendapatkan respons sebagaimana diharapkan.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, membenarkan adanya dugaan praktik "kumpul kebo" yang terjadi di salah satu rumah warga di kawasan tersebut.

"Peristiwa tersebut terungkap setelah Kasi Trantib Kelurahan Padang Sarai menerima laporan dari masyarakat melalui panggilan WhatsApp pada Selasa (2/6/2026) pukul 16.49 WIB. Dalam laporan tersebut, warga menyampaikan adanya dugaan kumpul kebo di kawasan tersebut," ujarnya.

Setelah menerima laporan, unsur Dubalang Kota Koto Tangah, Kasi Trantib, serta Petugas Sosial Masyarakat (PSM) langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Tim tiba sekitar pukul 16.55 WIB dan mendapati sejumlah warga telah berkumpul di sekitar rumah yang menjadi objek laporan.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, rumah tersebut dihuni oleh seorang perempuan berstatus janda. Warga menduga perempuan tersebut kerap menerima tamu laki-laki hingga larut malam, bahkan beberapa di antaranya disebut menginap di rumah tersebut.

Keresahan warga disebut bukan terjadi sekali. Menurut keterangan masyarakat setempat, teguran telah beberapa kali disampaikan melalui Ketua RT.

Namun, upaya tersebut tidak diindahkan oleh pihak yang bersangkutan sehingga warga akhirnya memilih melaporkan persoalan itu kepada aparat.

Untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur, petugas Trantib kemudian berkoordinasi dengan Polsek Koto Tangah dan Babinsa setempat.

Setelah seluruh unsur terkait berada di lokasi dan mendengarkan langsung keterangan dari warga, pihak yang diduga terlibat kemudian dibawa untuk menjalani proses pembinaan di Kantor Satpol PP Kota Padang.

"Yang bersangkutan sudah dilakukan pendataan dan pembinaan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), keempat orang tersebut, satu perempuan dan tiga laki-laki sudah membuat surat penyataan di Mako dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya dan siap ikut dalam menjaga Trantibum di wilaiayahnya," ucap Chandra.

Selain itu, keempatnya juga menyatakan kesiapan untuk ikut berperan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Kami mengingatkan masyarakat agar terus menjaga norma sosial dan ketertiban lingkungan. Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum," imbuhnya. (*)

Baca Juga

Satpol PP Padang Sita Lapak PKL yang Tinggalkan Dagangan di Fasilitas Umum
Satpol PP Padang Sita Lapak PKL yang Tinggalkan Dagangan di Fasilitas Umum
Trafik Tol Padang–Sicincin Melonjak 81,16 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila
Trafik Tol Padang–Sicincin Melonjak 81,16 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila
Satpol PP Padang Perketat Pengawasan di Jalan Khatib Sulaiman, PKL Masih Jadi Sorotan
Satpol PP Padang Perketat Pengawasan di Jalan Khatib Sulaiman, PKL Masih Jadi Sorotan
Vonis Mati untuk Wanda, Pelaku Pembunuhan Berantai Tiga Mahasiswa di Padang Pariaman
Vonis Mati untuk Wanda, Pelaku Pembunuhan Berantai Tiga Mahasiswa di Padang Pariaman
Semen Padang FC Tunjuk Nil Maizar sebagai Pelatih Baru untuk Liga 2
Semen Padang FC Tunjuk Nil Maizar sebagai Pelatih Baru untuk Liga 2
Seorang mahasiswi korban dugaan peluru rekoset yang terjadi di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP) menjalani perawatan medis di rumah sakit, sementara sejumlah pimpinan kampus memantau kondisi korban secara langsung.
Terungkap! Peluru Nyasar yang Lukai Mahasiswi UNP Diduga Berasal dari Latihan Tembak TNI