Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Bengkel Warga Padang

Pohon kuini berukuran besar tumbang menimpa rumah dan bengkel warga di Jalan Bandes, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang, akibat pelapukan.

Pohon kuini dengan panjang sekitar 10 meter dan diameter 60 sentimeter tumbang menimpa rumah atau bengkel warga di Jalan Bandes, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Rabu (12/8/2026) siang. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com - Satu pohon kuini berukuran besar tumbang dan menimpa rumah sekaligus bengkel milik warga di Jalan Bandes, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Pohon dengan panjang sekitar 10 meter dan diameter 60 sentimeter itu roboh setelah mengalami pelapukan.

Peristiwa pohon tumbang tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (12/8/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, bangunan milik warga terdampak sehingga menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 juta.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, pohon yang tumbang merupakan jenis kuini.

"Pohon tersebut berada di kawasan Jalan Bandes RT 05 RW 03, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Ukurannya cukup besar, dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter batang mencapai kurang lebih 60 sentimeter," katanya.

Yang membuat kejadian ini menjadi perhatian adalah kondisi pohon sebelum roboh. Berdasarkan laporan BPBD Kota Padang, pelapukan pada bagian pohon menjadi penyebab terjadinya pohon tumbang. Pohon kuini itu kemudian jatuh dan mengenai rumah atau bengkel warga di lokasi tersebut.

"Bangunan yang terdampak diketahui merupakan rumah sekaligus tempat usaha milik Jefri (47). Sehari-hari, Jefri bekerja sebagai teknisi bengkel," katanya.

Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Kendati demikian, bagian bangunan yang terkena pohon mengalami dampak dan kerugian materi ditaksir sekitar Rp1 juta.

Dalam proses penanganan, BPBD Kota Padang tidak bekerja sendiri. Sejumlah unsur turut berada di lapangan untuk membantu penanganan kejadian tersebut.

Tim yang terlibat terdiri atas BPBD Kota Padang, Kasi Trantib Kecamatan, pihak kelurahan, Kelompok Siaga Bencana (KSB) serta Dubalang setempat.

"Setelah proses pembersihan dilakukan, kondisi di lokasi dilaporkan sudah tertangani. Pohon tumbang tersebut sudah selesai dikerjakan dan tidak lagi mengganggu bangunan warga," pungkas Kalaksa.

Masyarakat dapat menggunakan nomor pengaduan atau Call Center (0751) 778775. Selain itu, layanan HP atau WhatsApp dapat dihubungi melalui nomor 0858-9152-2181. (*)

Baca Juga

Personel BPBD Kota Padang bersama tim penanggulangan bencana melakukan evakuasi dan penanganan warga di tengah hujan lebat akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang.
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Padang, Evakuasi Warga Mulai Dilakukan Tim SAR Gabungan
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Petugas BPBD Kota Padang memberikan materi edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru saat pelaksanaan MPLS di salah satu sekolah di Kota Padang.
Edukasi Kebencanaan Masuk MPLS, BPBD Padang Bekali 425 Siswa Hadapi Gempa dan Tsunami
Tim SAR Gabungan mengevakuasi tiga pemuda yang sempat hilang kontak di kawasan Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kota Padang, pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Sempat Putus Kontak Sejak Malam, Tiga Pemuda di Sungai Bangek Padang Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni