BPBD Padang Kirim 12 Personel Bantu Tangani Banjir Bandang di Solok

12 personel BPBD Kota Padang dikerahkan untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok.

BPBD Kota Padang mengirim 12 personel untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengirimkan 12 personel ke Kabupaten Solok untuk membantu penanganan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut, Rabu (23/9/2026).

Pengerahan ini menjadi bentuk dukungan lintas daerah dalam menghadapi situasi darurat bencana, terutama ketika kebutuhan penanganan di lapangan memerlukan tambahan tenaga.

12 personel tersebut ditugaskan untuk mendukung upaya penanganan bencana dan membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.

Tim disiapkan untuk menjalankan tugas sesuai kondisi serta kebutuhan yang ditemukan selama berada di lokasi.

"Kehadiran tim dari Kota Padang diarahkan untuk memperkuat koordinasi penanganan bencana di Kabupaten Solok. Dalam pelaksanaan tugas, personel BPBD Kota Padang berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok serta unsur terkait lainnya yang terlibat dalam penanganan di lapangan," kata Sekretaris BPBD Kota Padang, Robert Chandra Eka Putra.

Koordinasi tersebut, katanya, menjadi bagian penting dalam memastikan dukungan personel dapat disesuaikan dengan kebutuhan penanganan darurat.

"Tim yang dikerahkan juga disiapkan untuk membantu berbagai pekerjaan kebencanaan berdasarkan situasi dan kondisi di lokasi bencana," ujarnya.

Pengiriman personel tersebut, katanya, merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap daerah yang tengah menghadapi bencana.

Menurutnya, dukungan itu diberikan agar penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok dapat dilakukan secara bersama-sama dengan petugas setempat.

“Kami menurunkan 12 personel BPBD Kota Padang untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok. Tim yang kami kirim akan berkoordinasi dengan petugas setempat dan membantu sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Robert.

Robert juga menekankan pentingnya keselamatan selama seluruh personel menjalankan tugas.

Selain memperhatikan keamanan petugas, tim diminta bekerja secara terkoordinasi bersama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.

Arahan tersebut menunjukkan bahwa dukungan personel tidak hanya berfokus pada pengerahan tenaga, tetapi juga pada pelaksanaan tugas yang terukur dan memperhatikan kondisi di lokasi bencana.

Keselamatan masyarakat dan petugas menjadi perhatian utama selama proses penanganan berlangsung.

“Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat dan petugas. Kami berharap kehadiran personel BPBD Kota Padang dapat membantu mempercepat proses penanganan dan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak,” tuturnya. (*)

Baca Juga

Banjir Bandang Solok Rusak Pusat Pemerintahan, Status Darurat Berlaku 14 Hari
Banjir Bandang Solok Rusak Pusat Pemerintahan, Status Darurat Berlaku 14 Hari
Pascabencana Galodo, Pemkab Solok Diminta Segera Siapkan Kantor Pelayanan Darurat
Pascabencana Galodo, Pemkab Solok Diminta Segera Siapkan Kantor Pelayanan Darurat
Tim SAR dan alat berat melakukan penanganan material banjir bandang di kawasan permukiman terdampak di Kabupaten Solok.
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Galodo Solok, Operasi Pencarian Masih Berlanjut
Jalur Solok-Padang Kembali Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang, Lalu Lintas Masih Buka-Tutup
Jalur Solok-Padang Kembali Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang, Lalu Lintas Masih Buka-Tutup
Banjir Bandang Solok, Yonif TP 951 Pandeka Marapi Turun Bantu Evakuasi Warga
Banjir Bandang Solok, Yonif TP 951 Pandeka Marapi Turun Bantu Evakuasi Warga
Galodo menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemkab Solok di Arosuka, menyebabkan material lumpur dan batu menimbun area perkantoran.
Galodo Solok: 100 Rumah Terdampak dan 50 Warga Mengungsi