Lima Ribu Masker Dibagikan di Padang, Pengendara jadi Sasaran di Tengah Kabut Asap

BPBD Padang membagikan masker kepada pengendara di tengah kondisi udara yang membutuhkan kewaspadaan.

Petugas BPBD Kota Padang bersama KSB membagikan masker kepada masyarakat dan pengendara di salah satu titik pembagian masker di Kota Padang, Selasa (15/9/2026) siang. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com - Kondisi udara yang membutuhkan kewaspadaan terhadap kesehatan pernapasan mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Bank Nagari turun langsung ke jalan.

Sebanyak lima ribu masker disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat, terutama pengendara dan pengguna jalan yang tetap beraktivitas di tengah kondisi tersebut.

Pembagian masker itu dilakukan di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Padang pada Selasa (15/9/2026). Dalam pelaksanaannya, BPBD ikut melibatkan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang.

Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Penggunaan masker dinilai penting sebagai salah satu upaya perlindungan diri ketika kondisi lingkungan atau kualitas udara kurang mendukung kesehatan pernapasan.

Pimpinan Bank Nagari Cabang Pasar Raya, Hendri Gozari mengatakan, pihaknya menyediakan ribuan masker untuk dibagikan dalam kegiatan tersebut. Total masker yang disiapkan mencapai lima ribu.

"Masker disebar untuk pengguna jalan raya maupun untuk kantor-kantor cabang Bank Nagari," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut pembagian masker dilakukan pada tiga titik di wilayah Kota Padang.

“Terdapat tiga titik pembagian masker pada hari ini,” kata Hendri Zulviton.

Tiga lokasi yang menjadi titik pembagian masker yakni persimpangan lampu merah Masjid Raya Syekh Al Minangkabawi Sumatera Barat (Sumbar), Perempatan lampu merah By Pass Lubuk Begalung, dan kawasan di depan Kantor Camat Koto Tangah.

Menurut Hendri Zulviton, dua titik pertama merupakan hasil kolaborasi BPBD Kota Padang dengan Bank Nagari. Petugas ditempatkan di kawasan persimpangan untuk menjangkau masyarakat yang sedang melintas.

“Sedangkan untuk lokasi di depan Kantor Camat Koto Tangah, kegiatan ini merupakan kerja sama kami dengan Pertamina Patra Niaga Sumbagut,” katanya.

Di lapangan, petugas BPBD bersama anggota KSB Kota Padang membagikan masker secara langsung kepada pengendara dan masyarakat yang melintas.

Aktivitas tersebut dilakukan di tengah lalu lintas sehingga masker dapat diberikan langsung kepada warga yang dinilai membutuhkan perlindungan saat berada di luar ruangan.

Pembagian masker ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi lingkungan ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Masker dapat digunakan sebagai salah satu langkah perlindungan diri, khususnya ketika kondisi udara dinilai kurang mendukung kesehatan pernapasan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perkembangan kondisi lingkungan di sekitar mereka. Masyarakat juga diajak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan," pungkas Hendri. (*)

Baca Juga

Siswa sekolah di Padang menggunakan masker saat mengikuti proses belajar mengajar di tengah kabut asap dan kualitas udara buruk.
PBM Tetap Jalan di Tengah Kabut Asap, Sekolah di Padang Hentikan Semua Aktivitas Lapangan
ISPU Padang Masuk Kategori Berbahaya, Ini Instruksi Disdikbud untuk Sekolah
ISPU Padang Masuk Kategori Berbahaya, Ini Instruksi Disdikbud untuk Sekolah
Kabut Asap Bikin Kualitas Udara Padang Pariaman Tak Sehat, 50 Ribu Masker Dibagikan
Kabut Asap Bikin Kualitas Udara Padang Pariaman Tak Sehat, 50 Ribu Masker Dibagikan
Sekolah di Padang Kembali Tatap Muka, Murid Bergejala ISPA Boleh tak Masuk
Sekolah di Padang Kembali Tatap Muka, Murid Bergejala ISPA Boleh tak Masuk
Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat Kota Padang untuk menghadapi kabut asap.
Kabut Asap Kiriman Kepung Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bagikan 2.850 Masker
Kabut Asap Mengancam Warga Bukittinggi, Bayi hingga Lansia Diminta Tak Banyak Keluar
Kabut Asap Mengancam Warga Bukittinggi, Bayi hingga Lansia Diminta Tak Banyak Keluar