Sebanyak 16 orang warga Kota Padang digigit Hewan Penular Rabies (HPR) di tahun 2023 ini. Beruntung, seluruh korban tidak tertular rabies.
“Tidak ditemukan kasus rabies, namun kasus gigitan oleh Hewan Penular Rabies (HPR) ada. Di tahun 2023 ini ditemukan sebanyak 16 kasus gigitan,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani dikutip dari rilis Diskominfo Kota Padang, Sabtu (8/7/2023).
Kendati demikian Dinas Pertanian Kota Padang memastikan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) harus tepat sasaran, agar kasus gigitan HPR tidak ditemukan lagi.
“Sosialisasi terus dilakukan disamping itu juga dilakukan vaksinasi kepada HPR. Untuk vaksin rabies secara massal bakal digelar pada Oktober mendatang tepatnya di Gor Agus Salim,” lanjut Yoice.
Selain itu, Dinas Pertanian Kota Padang juga melakukan berbagai macam upaya untuk menanggulangi kasus Hewan Penular Rabies (HPR). Salah satunya dengan menggencarkan sosialisasi dan vaksinasi.
Yoice menyebutkan vaksinasi tersebut bisa diperoleh secara gratis. Termasuk menggelar pelayanan vaksinasi gratis di beberapa daerah seperti di Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji.
Baca Juga:
Bripda Rayhan, Anak Petani dan Penjual Roti Raih Penghargaan Diktuk Bintara Polri
“Kita pastikan sasaran vaksinasi tepat sasaran dengan menyasar rumah penduduk yang banyak Hewan Penular Rabies,” terang Yoice.
Lebih lanjut Yoice menyebut, di tahun 2023 ini tersedia 1500 dosis vaksinasi untuk Hewan Penular Rabies (HPR)
“Dari APBD sebanyak 1000 dosis vaksin, sedangkan dari APBN sebanyak 500 dosis vaksin,” kata Yoice.
Yoice mengklaim sterilisasi juga dilakukan dengan tujuan untuk mengendalikan populasi hewan penular rabies.
“Sebanyak 200 ekor yang disterilisasi, karena biaya sterilisasi itu terbilang cukup mahal,” papar Yoice. (red)
















