Sumbardaily.com, Padang – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang melakukan evakuasi tak biasa pada Rabu (2/7/2025) malam. Sebuah cincin emas seberat 12,5 gram milik warga di Kelurahan Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, jatuh ke dalam saluran westafel rumah. Proses evakuasi cincin ini memakan waktu hampir dua jam oleh delapan personel pemadam kebakaran.
Laporan masuk ke Pos Damkar pada pukul 22.58 WIB dari seorang warga bernama Gitra (25), yang melaporkan bahwa cincinnya terlepas dan jatuh ke dalam saluran pembuangan westafel di rumahnya yang berlokasi di Jalan Jihad Griya VI, RT 003 RW 015, Kelurahan Parak Karakah, Padang Timur.
Menanggapi laporan tersebut, satu unit armada Damkar dengan delapan personel dari Peleton C diberangkatkan satu menit kemudian, dan tiba di lokasi pada pukul 23.18 WIB. Evakuasi cincin dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak instalasi rumah. Proses penanganan selesai pada pukul 01.18 WIB, Kamis dini hari.
"Kami menerima laporan adanya cincin yang jatuh ke westafel, dan setelah memastikan situasinya memungkinkan, petugas kami langsung bergerak ke lokasi. Proses evakuasi membutuhkan ketelitian karena harus membongkar bagian saluran pembuangan tanpa merusak sistem plumbing rumah warga," ujar Kabid Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi dalam keterangannya Kamis (3/7/2025).
Cincin yang dievakuasi memiliki berat 5 emas atau sekitar 12,5 gram. Meski tidak melibatkan bahaya kebakaran atau korban jiwa, Damkar menilai peristiwa ini tetap memerlukan intervensi teknis yang profesional untuk membantu warga.
Bangunan rumah tempat kejadian dihuni oleh empat orang, dan situasi selama proses evakuasi dinyatakan aman dan terkendali. Tidak ada kerusakan pada bangunan yang dilaporkan dalam insiden ini.
Layanan yang diberikan Damkar Padang dalam insiden ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi pelayanan masyarakat yang lebih luas, tidak hanya terkait penanggulangan kebakaran, tetapi juga bantuan teknis dalam situasi darurat lainnya.
Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi Call Center Padang Sigap 112 apabila menghadapi situasi darurat, termasuk kebutuhan evakuasi teknis seperti ini. (ik)
















