Unand Terima 7.602 Mahasiswa Baru, Ratusan Dapat Beasiswa KIP-K

Sumbardaily.com – Universitas Andalas (Unand) resmi menerima 7.602 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Seluruh mahasiswa baru tersebut mengikuti rangkaian Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) Unand 2026, sebagai tahap awal pengenalan kehidupan akademik, budaya kampus, hingga lingkungan belajar di kampus tersebut.

Berdasarkan jalur penerimaannya, sebanyak 7.537 mahasiswa dinyatakan lolos melalui jalur reguler. Sementara 65 mahasiswa sisanya merupakan hasil seleksi jalur afirmasi dan jalur internasional.

Diminati 75.134 Pendaftar, Persaingan Ketat Warnai Seleksi

Besarnya jumlah mahasiswa baru yang diterima tahun ini sejalan dengan tingginya animo pendaftar yang ingin menempuh studi di Unand. Tercatat, sebanyak 75.134 calon mahasiswa mendaftar melalui berbagai jalur seleksi yang dibuka kampus tersebut sepanjang 2026.

Secara rinci, sebanyak 2.464 mahasiswa diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3.347 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 3.023 mahasiswa lainnya lolos melalui jalur mandiri Seleksi Masuk Universitas Andalas (SIMA).

Wakil Rektor I Unand, Prof. Syukri Arief, menilai tingginya angka pendaftar tersebut menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap Unand sebagai destinasi pendidikan tinggi pilihan. Ia menegaskan, kepercayaan besar ini sekaligus menjadi tanggung jawab bagi pihak kampus.

"Tahun ini Unand diminati oleh 75.134 calon mahasiswa melalui berbagai jalur penerimaan. Angka ini tentu menjadi sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi kita untuk memastikan mahasiswa yang telah memilih Unand memperoleh pendidikan yang berkualitas, lingkungan akademik yang mendukung, serta kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi mereka," ujar Syukri Arief saat membuka kegiatan BAKTI Batch II, dikutip Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, mahasiswa baru diharapkan tidak sekadar mengejar prestasi akademik. Mereka juga didorong untuk membentuk karakter, memperkaya pengalaman, mengasah kreativitas, serta menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ratusan Mahasiswa Terima KIP-K

Di luar capaian jumlah pendaftar, Unand turut menunjukkan komitmennya memperluas akses pendidikan bagi calon mahasiswa dari beragam latar belakang. Pada penerimaan tahun ini, tercatat 606 mahasiswa jalur SNBP dan 534 mahasiswa jalur SNBT berstatus sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Selain itu, terdapat 145 mahasiswa yang masih dalam proses penantian status penerima KIP-K, karena data desil mereka tengah menjalani penyesuaian lebih lanjut. Unand juga membuka kesempatan bagi 21 mahasiswa lewat program ADik/ADEM, serta menerima tiga mahasiswa penyandang disabilitas pada gelombang penerimaan tahun ini.

Rangkaian kebijakan afirmatif tersebut menjadi wujud komitmen Unand dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, sekaligus memberi peluang setara bagi mahasiswa berprestasi tanpa memandang kondisi sosial maupun ekonomi.

Jaket Hijau Simbol Kepercayaan

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D turut menyampaikan pesan kepada 7.602 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Ia mengingatkan, status sebagai mahasiswa Unand bukan semata pencapaian akademik, melainkan sebuah kepercayaan besar yang harus dijawab lewat kerja keras, karya nyata, dan kontribusi bagi masyarakat serta bangsa.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama Rektor dalam sambutannya. Efa Yonnedi menyebut, para mahasiswa yang kini mengenakan jaket hijau khas Unand telah melalui proses seleksi ketat dan bersaing dengan puluhan ribu pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.

Lebih jauh, ia memaknai jaket hijau yang dikenakan mahasiswa baru bukan sekadar identitas almamater semata. Baginya, jaket tersebut adalah lambang kepercayaan yang telah diberikan sejak awal, jauh sebelum mahasiswa membuktikan diri melalui perjalanan akademiknya.

"Kalian menerima jaket ini di awal, bukan di akhir. Artinya, kepercayaan sudah diberikan lebih dulu. Sekarang giliran kalian membuktikan bahwa kepercayaan itu pantas kalian pakai selama beberapa tahun ke depan," pesan Efa Yonnedi. (*)

Baca Juga

Bukan Cuma Produksi Susu, Perubahan Iklim Juga Ganggu Reproduksi Ternak
Bukan Cuma Produksi Susu, Perubahan Iklim Juga Ganggu Reproduksi Ternak
Terungkap Dinamika Batang Kuranji Usai Banjir Padang, dari Degradasi Hulu hingga Sedimentasi
Terungkap Dinamika Batang Kuranji Usai Banjir Padang, dari Degradasi Hulu hingga Sedimentasi
Fenomena Unik Banjir Padang: Sedimen Batang Kuranji Terbilas ke Laut
Fenomena Unik Banjir Padang: Sedimen Batang Kuranji Terbilas ke Laut
Tol Padang–Bukittinggi–Payakumbuh dan Tanah Ulayat: Mencari Titik Temu
Tol Padang–Bukittinggi–Payakumbuh dan Tanah Ulayat: Mencari Titik Temu
Danau Singkarak Dinilai Ideal untuk PLTS Terapung, Ini Temuan Terbaru Tim Peneliti Unand
Danau Singkarak Dinilai Ideal untuk PLTS Terapung, Ini Temuan Terbaru Tim Peneliti Unand
Riset Unand Ungkap Upaya Pengendalian Pencemaran Muara Batang Arau di ICOEE 2026
Riset Unand Ungkap Upaya Pengendalian Pencemaran Muara Batang Arau di ICOEE 2026