Sumbardaily.com, Agam – Empat warga di Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), masih belum ditemukan setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu.
Peristiwa itu tidak hanya merusak permukiman, fasilitas umum, dan lahan pertanian, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Camat Malalak, Ulya Satar, pada Selasa (2/12/2025) menjelaskan bahwa sejak awal bencana dilaporkan, terdapat 15 warga yang dinyatakan hilang.
Dari jumlah tersebut, 11 orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara empat warga lainnya masih dalam proses pencarian.
Upaya pencarian hingga kini terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, warga setempat, dan berbagai elemen lain.
Menurut Ulya, seluruh tim bekerja secara maksimal menyisir area terdampak untuk menemukan para korban yang belum diketemukan. “Kita berharap empat warga ini bisa segera ditemukan,” ujarnya. (red)
















