Anggaran Rp7,4 Miliar, Jembatan Gantung Koto Rawang Pesisir Selatan Dibangun dengan Desain Lebih Tinggi

Anggaran Rp7,4 Miliar, Jembatan Gantung Koto Rawang Pesisir Selatan Dibangun dengan Desain Lebih Tinggi

Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau langsung progres pembangunan jembatan tersebut pada Kamis (28/5/2026). (Foto: Pemkab Pessel)

Sumbardaily.com - Jembatan Gantung Koto Rawang di Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, dibangun dengan desain yang lebih tinggi sekitar 1,5 meter dibandingkan struktur sebelumnya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi air pasang dan banjir bandang (galodo) yang kerap melanda kawasan tersebut sehingga jembatan tetap aman digunakan masyarakat.

Pembangunan jembatan dengan anggaran Rp7,4 miliar itu ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Infrastruktur penghubung tersebut memiliki bentangan sepanjang 40 meter dan diproyeksikan menjadi akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau langsung progres pembangunan jembatan tersebut pada Kamis (28/5/2026). Dalam kunjungannya, ia melihat kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus berdialog dengan masyarakat sekitar.

Menurut Risnaldi, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

“Mudah-mudahan pembangunan jembatan ini berjalan lancar dan selesai sesuai target. Kehadiran jembatan ini sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses, serta menjadi infrastruktur yang aman bagi warga, terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau banjir,” ujar Risnaldi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus berupaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Fasilitas penghubung antarwilayah dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Keberadaan jembatan yang lebih tinggi dari struktur sebelumnya diharapkan mampu menjawab tantangan kondisi geografis wilayah yang rawan terdampak luapan sungai. Dengan demikian, akses masyarakat tidak mudah terputus ketika terjadi air pasang maupun banjir bandang.

Masyarakat setempat pun menyambut positif pembangunan jembatan gantung tersebut. Warga berharap infrastruktur baru itu dapat memperkuat konektivitas sekaligus memberikan rasa aman saat melintas, terutama ketika debit sungai meningkat.

Apabila selesai sesuai target, Jembatan Gantung Koto Rawang tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga infrastruktur yang dirancang lebih adaptif terhadap potensi bencana yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat setempat. (*)

Baca Juga

Pilwana 2026 Pesisir Selatan, Anggaran Manual Rp294 Juta dan E-Voting Capai Rp1,4 Miliar
Pilwana 2026 Pesisir Selatan, Anggaran Manual Rp294 Juta dan E-Voting Capai Rp1,4 Miliar
Ampiang Parak Pessel Masuk Desa Tangguh Bencana Binaan UNESCO, Komitmen Hadapi Ancaman Megathrust
Ampiang Parak Pessel Masuk Desa Tangguh Bencana Binaan UNESCO, Komitmen Hadapi Ancaman Megathrust
Jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik Pesisir Selatan Hampir Rampung, Progres 90,34 Persen
Jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik Pesisir Selatan Hampir Rampung, Progres 90,34 Persen
Progres Jembatan Gantung Koto Rawang Pessel Capai 85,83 Persen, Ditargetkan Rampung 4 Agustus 2026
Progres Jembatan Gantung Koto Rawang Pessel Capai 85,83 Persen, Ditargetkan Rampung 4 Agustus 2026
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengikuti rapat evaluasi bantuan rumah rusak pascabencana hidrometeorologi bersama BNPB secara virtual didampingi jajaran OPD di Kediaman Resmi Wali Kota Padang.
Padang Percepat Rehabilitasi Pasca Bencana, 523 Huntap Mulai Dibangun
Operasi Tengah Malam, Polres Pesisir Selatan Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkoba di Pasar Salido
Operasi Tengah Malam, Polres Pesisir Selatan Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkoba di Pasar Salido