Sumbardaily.com, Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) mengoperasikan Stasiun Kampung Juar untuk meningkatkan layanan selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Stasiun yang berlokasi di Jalan Parak Karambia, Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang ini akan melayani rute KA Pariaman Ekspres yang menghubungkan Stasiun Pauh Lima dengan Stasiun Naras.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, M. As'ad Habibuddin, menjelaskan bahwa pengoperasian stasiun ini merupakan implementasi dari penugasan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).
"Sebelum resmi beroperasi pada 18 Desember 2024, kami telah melakukan serangkaian persiapan bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang DJKA Kemenhub, termasuk serah terima dan uji coba pemberhentian KA sejak 10 Desember 2024," ungkapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (21/12/2024).
Stasiun yang terletak di antara Stasiun Pauh Lima dan Stasiun Padang ini akan melayani empat jadwal perjalanan KA Pariaman Ekspres setiap harinya.
Untuk perjalanan menuju Pauh Lima, kereta akan berhenti pada pukul 08.04 WIB (KA B1) dan 12.29 WIB (KA B3). Sementara untuk tujuan Naras, pemberhentian dijadwalkan pada pukul 09.30 WIB (KA B4) dan 14.04 WIB (KA B6).
"Pengoperasian Stasiun Kampung Juar ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat, khususnya para pekerja pabrik di sekitar stasiun. Selain itu, lokasinya yang berdekatan dengan objek wisata Bukit Nobita, yang menawarkan pemandangan panoramik Kota Padang, menambah nilai strategis stasiun ini," tambah As'ad.
Untuk memberikan kemudahan kepada penumpang, KAI Divre II Sumbar menyediakan dua opsi pembelian tiket. Penumpang dapat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI hingga tujuh hari sebelum keberangkatan dengan tarif Rp5.000 sekali jalan.
Alternatifnya, tiket juga tersedia di loket stasiun yang dibuka tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama persediaan masih ada.
Dalam upaya memberikan layanan yang inklusif, Stasiun Kampung Juar dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti mushala dan toilet.
Perhatian khusus juga diberikan kepada penumpang difabel dengan menyediakan toilet khusus dan akses kursi roda di pintu masuk stasiun.
As'ad menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga fasilitas dan ketertiban di area stasiun dan kereta api.
"KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang nyaman dan berkesan. Namun, dukungan dari pengguna jasa dalam memelihara fasilitas dan menjaga ketertiban sangat diperlukan untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang optimal bagi semua pihak," ucapnya. (red)
















