Sumbardaily.com, Padang – Persebaya Surabaya dipastikan kehilangan salah satu pemain kunci mereka, Francisco Rivera, pada pekan keenam BRI Super League 2025/2026. Gelandang kreatif asal Meksiko itu harus menepi saat Bajul Ijo menjamu Semen Padang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025) malam.
Absennya Rivera menjadi pukulan telak bagi Persebaya yang kini tercecer di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan torehan enam poin. Posisi tersebut tak lepas dari kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada laga sebelumnya, Jumat (12/9/2025).
Insiden pada menit-menit akhir melawan Persib menjadi penyebab absennya Rivera. Saat pertandingan memasuki injury time, tepatnya menit ke-90+2, Rivera terlibat adu fisik dengan Luciano Guaycochea. Ia menanduk pemain Persib tersebut sehingga langsung diganjar kartu merah oleh wasit. Guaycochea sendiri mendapat kartu kuning kedua akibat insiden itu.
Tanpa Rivera, kekuatan lini tengah Persebaya jelas berkurang, baik dari sisi teknis maupun psikologis. Selama ini, eks pemain Puebla FC tersebut menjadi motor serangan sekaligus pengatur ritme permainan. Kehilangan figur sentral itu membuat pelatih Eduardo Perez harus memutar otak demi mencari alternatif yang sepadan.
“Kami berharap Rivera tidak mendapat tambahan sanksi. Persebaya memiliki banyak opsi pemain dan kami tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya. Tim terus berlatih dengan intensitas tinggi dan penuh kepercayaan diri, karena itulah cara kami bekerja,” ujar Perez, Rabu (17/9/2025).
Meski begitu, Perez masih memiliki beberapa opsi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rivera. Salah satu nama yang mencuat adalah Toni Firmansyah, wonderkid kebanggaan publik Surabaya yang perlahan mendapat menit bermain lebih banyak. Pemain muda tersebut dinilai mampu memberikan warna berbeda di lini tengah, meski pengalamannya belum sebanding dengan Rivera.
Selain Toni, kembalinya Rachmat Irianto setelah absen panjang delapan bulan akibat cedera juga menjadi angin segar. Pemain serba bisa itu sudah kembali merumput saat laga kontra Persib. Kemampuannya bermain di berbagai posisi memberi keleluasaan bagi Perez dalam meramu strategi.
“Dia pemain yang sangat penting bagi setiap pelatih. Rachmat memiliki kedewasaan dan fleksibilitas untuk mengisi banyak posisi. Saya sangat senang ia akhirnya bisa kembali bermain setelah absen begitu lama,” kata Perez.
Laga melawan Semen Padang FC akan menjadi ujian penting bagi Persebaya. Tanpa Rivera, skema permainan Bajul Ijo akan diuji ketajamannya. Hasil pertandingan ini juga berpotensi menentukan posisi Persebaya di papan klasemen sementara.
Bagi Semen Padang, lawatan ke Gelora Bung Tomo tentu bukan misi mudah. Namun, momentum absennya Rivera bisa menjadi keuntungan tersendiri untuk mencoba mencuri poin dari tuan rumah.
Apapun hasilnya, absennya Francisco Rivera dipastikan menjadi salah satu sorotan utama pada duel Persebaya kontra Semen Padang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. (red)
















