Sumbardaily.com, Padang – Persiapan pelaksanaan Konferensi Wakaf Internasional di Sumatera Barat (Sumbar) telah mencapai sekitar 90 persen. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar memastikan seluruh elemen terus dimatangkan agar kegiatan berskala global yang akan berlangsung 15–16 November 2025 di Padang, berjalan lancar.
Konferensi ini akan menjadi ajang penting bagi Sumbar untuk memperlihatkan kapasitas sebagai tuan rumah acara bertaraf internasional. Kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai negara, dengan 28 tokoh nasional dan internasional yang akan tampil sebagai pembicara utama.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumbar, Ahmad Zakri, menyampaikan pihaknya terus melakukan monitoring berkala terhadap seluruh persiapan teknis maupun nonteknis. Ia menegaskan, konferensi ini bukan hanya acara seremonial, melainkan forum strategis yang mempertemukan para pemikir dan pelaku wakaf dunia.
“Persiapan sudah mencapai 90 persen, namun kami tetap melakukan pemantauan agar semua aspek berjalan sesuai rencana. Ini bukan sekadar acara biasa, tapi pertemuan penting bagi dunia wakaf,” ujar Ahmad Zakri di Padang, Jumat (7/11/2025).
Ajang Dunia untuk Bangun Citra Sumbar
Ahmad Zakri menambahkan, pelaksanaan konferensi ini akan menjadi tolak ukur penting bagi reputasi Sumbar sebagai tuan rumah kegiatan internasional di masa depan. Karena itu, dukungan masyarakat juga menjadi faktor penting agar acara ini meninggalkan kesan positif bagi para peserta.
“Kesan yang didapat para tamu akan menjadi ukuran apakah Sumbar layak kembali menjadi tuan rumah acara global. Maka, semua pihak perlu memastikan kesiapan secara menyeluruh,” katanya.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah turut menegaskan bahwa Konferensi Wakaf Internasional ini menjadi momentum bagi daerah untuk memperkuat posisi Sumbar dalam pengembangan ekonomi syariah dan wakaf produktif di Indonesia.
“Kegiatan akan berlangsung dua hari, 15–16 November di Hotel Truntum, Kota Padang. Insyaallah, sekitar 1.000 peserta dari berbagai negara akan hadir,” ujar Mahyeldi.
Tokoh Al-Azhar Hadir di Padang
Sebagai bentuk kolaborasi lintas negara, sebanyak 28 pembicara telah dikonfirmasi hadir, termasuk Syekh Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, Wakil Grand Syekh Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Kehadiran tokoh dunia itu diharapkan memperkaya pembahasan mengenai pengembangan wakaf global serta implementasinya di tingkat regional.
“Kehadiran tokoh-tokoh dunia seperti Syekh Ad-Duwaini merupakan kehormatan besar. Ini menunjukkan Sumbar semakin diakui di kancah internasional,” kata Mahyeldi.
Sumbar Siap Jadi Pusat Wakaf Dunia
Konferensi Wakaf Internasional diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja sama antarnegara di bidang wakaf dan ekonomi syariah. Selain memberikan manfaat akademis dan sosial, acara ini juga diproyeksikan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Sumbar, khususnya sektor perhotelan, transportasi, dan UMKM.
Dengan persiapan yang hampir rampung, Pemprov Sumbar optimistis dapat menyambut para peserta dengan baik serta menunjukkan bahwa Sumatera Barat layak menjadi pusat kegiatan internasional di bidang wakaf dan ekonomi Islam.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Sumbar mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk acara kelas dunia,” tegas Ahmad Zakri. (red)
















