Sumbardaily.com - Pada peringatan Hari Jadi Sumatera Barat (Sumbar) ke-81 tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar memilih menghadirkan suasana berbeda dengan menyambangi para lanjut usia di Panti Jompo Wisma Cinta Kasih, Kompleks Yos Sudarso, Padang, Rabu (9/9/2026) pagi.
Anjangsana dan silaturahmi tersebut menjadi kesempatan bagi Pemprov Sumbar untuk berbagi perhatian sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penghuni panti.
Kegiatan dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumbar, Harneli Bahar bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar.
Kehadiran rombongan pemerintah di tengah para penghuni panti menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81.
Namun, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi kunjungan simbolis. Interaksi langsung dengan para lansia menjadi bagian penting dari pesan yang ingin disampaikan melalui peringatan hari jadi tahun ini.
Harneli Bahar mengatakan anjangsana tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat lanjut usia yang tinggal di panti.
Menurutnya, peringatan hari jadi daerah seharusnya juga menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
“Peringatan hari jadi bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga bagaimana kita menghadirkan kepedulian dan kebahagiaan bagi masyarakat. Para orang tua yang ada di sini adalah bagian dari masyarakat yang harus kita hormati, kita perhatikan dan kita bahagiakan,” kata Harneli.
Ia menilai perhatian terhadap kelompok lanjut usia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian bersama.
Karena itu, kegiatan silaturahmi seperti anjangsana diharapkan mampu memperkuat rasa kepedulian sosial sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Harneli Bahar bersama rombongan juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan harian. Bantuan itu diberikan untuk membantu mendukung kebutuhan serta operasional Panti Jompo Wisma Cinta Kasih.
Suasana kunjungan kemudian berubah semakin hangat ketika Harneli Bahar bersama para penghuni panti melakukan pemotongan tumpeng.
Momen tersebut menjadi bagian dari ungkapan syukur dalam memperingati Hari Jadi Sumbar ke-81.
Aktivitas tersebut menciptakan suasana akrab dan penuh kehangatan. Para lansia dan rombongan pemerintah berbaur dalam suasana yang jauh dari kesan formal.
Perwakilan pengurus Panti Jompo Wisma Cinta Kasih, Vivi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena panti tersebut dipilih sebagai salah satu lokasi anjangsana dalam rangkaian Hari Jadi Sumbar ke-81 tahun.
Menurut Vivi, kunjungan pemerintah tidak hanya menunjukkan perhatian kepada para penghuni panti. Kehadiran rombongan juga memberikan penghormatan sekaligus kebahagiaan bagi para lansia yang tinggal di Wisma Cinta Kasih.
“Bagi kami ini merupakan suatu penghormatan. Kehadiran Ibu Gubernur dan rombongan juga memberikan keceriaan bagi para penghuni panti,” ucapnya.
Vivi menjelaskan, Panti Jompo Wisma Cinta Kasih saat ini dihuni oleh 42 orang lanjut usia. Mereka terdiri dari 29 perempuan dan 13 laki-laki.
Para penghuni panti tersebut tidak seluruhnya berasal dari Sumbar dan sebagian di antaranya berasal dari luar provinsi.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Panti Jompo Wisma Cinta Kasih menjadi tempat pelayanan dan pendampingan bagi masyarakat lanjut usia dari berbagai daerah.
Panti Jompo Wisma Cinta Kasih yang berada di Kompleks Yos Sudarso juga memiliki sejarah pelayanan yang cukup panjang. Berdasarkan keterangan Vivi, panti tersebut telah berdiri sejak 5 Februari 1987.
Sejak berdiri hingga sekarang, Panti Jompo Wisma Cinta Kasih terus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat lanjut usia.
Kehadiran para penghuni dengan latar belakang daerah yang berbeda menjadi bagian dari perjalanan panti dalam menjalankan fungsi pelayanan tersebut. (*)
Selain Panti Jompo Wisma Cinta Kasih di Kompleks Yos Sudarso, rangkaian kegiatan anjangsana dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumbar ke-81 juga digelar di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih, Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman. (*)
















