Sumatera Barat dalam Indeks Transformasi Digital Nasional

Sumatera Barat dalam Indeks Transformasi Digital Nasional

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Sumatera Barat (Kadis Kominfotik Sumbar), Rudy Rinaldy. (Dok. Pribadi)

Oleh: Rudy Rinaldy
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kadis Kominfotik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan capaian membanggakan dalam upaya akselerasi transformasi digital. Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Transformasi Digital Nasional (TDN) Tahun 2024 yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemenkomdigi RI), Sumbar memperoleh skor 60,38 dengan kategori Baik, naik sebesar 1,58 poin jika dibandingkan dengan capaian tahun 2023 (58,80).

Nilai indeks tersebut di atas rata-rata nasional sebesar 55,52. Hasil ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan dan program transformasi digital yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama seluruh pemangku kepentingan memberikan hasil yang nyata.

Peningkatan ini mencerminkan adanya perbaikan yang konsisten dalam pengembangan ekosistem digital daerah. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital di Sumbar tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kapasitas masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembangunan daerah.

Di tingkat regional, Sumbar menempati peringkat ketiga dibawah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Di tingkat nasional, Sumbar berada di peringkat ke-13 dari 38 Provinsi. Posisi tersebut menunjukkan daya saing Provinsi Sumbar yang semakin baik jika dibandingkan dengan Provinsi lainnya, dan menjadi bukti bahwa Provinsi Sumatera Barat mampu mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangan transformasi digital secara kompetitif.

Indeks TDN merupakan instrumen pengukuran yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital bersama LPEM FEB Universitas Indonesia sejak tahun 2023. Indeks ini mengadaptasi konsep Digital Transformation Index dari UNESCAP dengan penyesuaian terhadap karakteristik Indonesia.

Penilaian dilakukan melalui empat pilar utama, yaitu Jaringan dan Infrastruktur, Pemerintahan, Bisnis, serta Masyarakat yang dianalisis berdasarkan tahapan pondasi, adopsi, dan akselerasi. Melalui pendekatan tersebut, Indeks TDN tidak hanya mengukur kondisi saat ini, tetapi juga akan memberikan gambaran tingkat kematangan transformasi digital setiap daerah.

Hasil pengukuran yang dilakukan menunjukkan bahwa pilar Pemerintah menjadi kekuatan utama Sumbar dengan skor 71,14. Nilai ini mengindikasikan semakin baiknya penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik, meningkatnya kualitas layanan publik secara digital, serta semakin luasnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses administrasi pemerintahan.

Pilar Masyarakat juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan skor 70,36 yang menggambarkan meningkatnya literasi digital, angka penggunaan internet, serta kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital. Sementara itu, pilar Bisnis memperoleh skor 52,61 dan pilar Jaringan dan Infrastruktur memperoleh skor 51,26.

Capaian kedua pilar ini memang masih belum menggembirakan jika dibandingkan dengan dua pilar lainnya. Namun kedua pilar tersebut masih memiliki ruang yang cukup luas untuk terus ditingkatkan dan diakselerasi.

Penguatan infrastruktur telekomunikasi, perluasan akses internet berkualitas, percepatan digitalisasi UMKM, serta peningkatan pemanfaatan teknologi oleh dunia usaha, menjadi agenda penting berikutnya yang perlu terus didorong agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Transformasi digital memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Digitalisasi mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, efektif, dan akuntabel.

Selain itu transformasi digital juga mendorong tumbuhnya ekonomi digital, memperluas peluang usaha, meningkatkan efisiensi birokrasi, memperkuat daya saing daerah, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan, kesehatan, dan berbagai layanan publik lainnya secara mudah dan cepat.

Ke depan hasil Indeks TDN diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus pedoman dalam penyusunan kebijakan transformasi digital yang lebih terarah.

Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten/Kota akan terus memperkuat kolaborasi internal dan kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, dunia usaha, Perguruan Tinggi, berbagai komunitas, dan masyarakat luas, untuk membangun ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dengan sinergi yang semakin kuat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur digital, Sumatera Barat diharapkan mampu meraih Indeks TDN yang lebih baik pada masa yang akan datang, sekaligus mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang semakin modern dan pembangunan daerah yang berbasis inovasi. (*)

Baca Juga

Sempat Viral, Kasus Cekcok hingga Pemukulan Pejabat Polda Sumbar dan Driver Pemprov Berakhir Damai
Sempat Viral, Kasus Cekcok hingga Pemukulan Pejabat Polda Sumbar dan Driver Pemprov Berakhir Damai
Pemprov Sumbar Kebut Rekonstruksi Pascabencana, 10 Paket Proyek Sudah Berkontrak
Pemprov Sumbar Kebut Rekonstruksi Pascabencana, 10 Paket Proyek Sudah Berkontrak
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Bullying hingga Konten Negatif Jadi Latar Belakang Kasus MAN 3 Padang, Pemprov Sumbar Susun Rehabilitasi
Bullying hingga Konten Negatif Jadi Latar Belakang Kasus MAN 3 Padang, Pemprov Sumbar Susun Rehabilitasi
Hari Pertama Sekolah, Imbauan Ayah Antar Anak di Sumbar Disambut Antusias Orang Tua
Hari Pertama Sekolah, Imbauan Ayah Antar Anak di Sumbar Disambut Antusias Orang Tua
Pemkab Dharmasraya Dukung Penuh Pengusulan Kawasan SSD sebagai PSN, Fokus Selesaikan Persoalan Lahan
Pemkab Dharmasraya Dukung Penuh Pengusulan Kawasan SSD sebagai PSN, Fokus Selesaikan Persoalan Lahan