Stok Pangan di Padang Diklaim Aman dan Terkendali Jelang Ramadan

Stok Pangan di Padang Diklaim Aman dan Terkendali Jelang Ramadan

Pedagang cabai di Pasar Raya Padang tengah melayani pembeli. (Foto: Sumbar Daily)

Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengklaim ketersediaan pangan menjelang Ramadan 2026 hingga Idul Fitri 2026 berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (10/2/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok masyarakat.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Padang, Didi Aryadi, menegaskan bahwa pasokan bahan pangan menjelang bulan puasa dan hari raya masih mencukupi kebutuhan warga.

“Ketersediaan dan pasokan bahan pangan menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Padang, jadi jangan panik,” ungkap Didi Aryadi di hadapan seluruh tim TPID, dikutip Rabu (11/2/2026).

Ia mengakui, hingga saat ini tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan signifikan pada bahan pangan pokok. Komoditas seperti beras, cabai, bawang merah, minyak goreng, gula, serta kebutuhan pokok lainnya masih berada dalam kondisi relatif stabil.

Situasi tersebut dinilai menunjukkan efektivitas langkah Pengendalian Inflasi Daerah yang terus diperkuat oleh Pemko Padang bersama berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menjelaskan bahwa berdasarkan neraca pangan pokok strategis per 9 Februari 2026, sebanyak sepuluh komoditas berada dalam status aman.

Komoditas tersebut meliputi beras, cabai rawit, cabai besar, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir, serta minyak goreng.

Ia merinci ketersediaan beras diperkirakan mencapai 34.183 ton, sementara kebutuhan masyarakat sekitar 7.649 ton.

Dengan selisih tersebut, ketahanan stok beras di Kota Padang diproyeksikan mampu mencukupi hingga 99 hari ke depan, melampaui periode Ramadan sampai setelah Idul Fitri.

“Seperti beras, perkiraan ketersediaannya mencapai 34.183 ton, sementara perkiraan kebutuhannya 7.649 ton, ketahanan stok beras ini bisa sampai 99 hari ke depan,” ungkap Alfiadi.

Meski secara umum kondisi pasokan terjaga, pemerintah daerah mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas cabai besar selama Februari.

Pada pekan pertama bulan tersebut, harga cabai besar sempat menyentuh Rp46 ribu per kilogram, meningkat dibandingkan akhir Januari yang masih berkisar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Alfiadi menjelaskan kenaikan harga tersebut dipengaruhi berkurangnya pasokan dari daerah penghasil serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.

“Merangkak naiknya harga cabai besar karena kurangnya pasokan dari daerah penghasil, serta semakin dekatnya bulan suci Ramadan yang biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat untuk stok bahan makanan, sehingga memicu kenaikan harga,” terang Alfiadi.

Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pangan di Kota Padang tetap aman hingga setelah Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Salah satunya melalui penguatan cadangan pangan pemerintah dengan rencana pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebesar 30 ton pada 2026.

Selain itu, Pemko Padang juga akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk mengurangi gejolak harga komoditas.

Pemerintah turut melakukan pemantauan harga harian serta menyiapkan intervensi cepat apabila terjadi lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.

Pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi pangan juga dilakukan secara berkelanjutan di pasar maupun tingkat distributor dengan frekuensi pemantauan setiap minggu.

Di sisi lain, kerja sama dengan daerah penghasil bahan pangan terus diperkuat guna menjamin kelancaran pasokan selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Tidak itu saja. Kita juga melakukan kerjasama dengan daerah penghasil bahan pangan untuk kelancaran ketersediaan dan pasokan pangan,” ungkap Alfiadi. (red)

Baca Juga

Semen Padang FC Terpuruk, Braditi Moulevey Tegaskan Soal Posisi dan Perannya
Semen Padang FC Terpuruk, Braditi Moulevey Tegaskan Soal Posisi dan Perannya
Rencana Tata Ruang Wilayah Padang Terancam Berubah Drastis Pasca Bencana 2025
Rencana Tata Ruang Wilayah Padang Terancam Berubah Drastis Pasca Bencana 2025
Resmi Dilantik! Dedie Tri Hariyadi jadi Kajati Sumbar Baru, Ini Tantangan Besarnya
Resmi Dilantik! Dedie Tri Hariyadi jadi Kajati Sumbar Baru, Ini Tantangan Besarnya
Jelang Idul Adha, Pemko Padang Sosialisasikan Ciri Hewan Kurban Sehat ke 140 Panitia
Jelang Idul Adha, Pemko Padang Sosialisasikan Ciri Hewan Kurban Sehat ke 140 Panitia
kebakaran DLH Padang
Kebakaran DLH Padang: 23 Motor Hangus, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Ariel NOAH dan Raisa Rilis Lagu Senang Dengar Suaramu Lagi, Soundtrack Dilan ITB 1997
Ariel NOAH dan Raisa Rilis Lagu Senang Dengar Suaramu Lagi, Soundtrack Dilan ITB 1997