Sumbardaily.com - Madura United sukses mencuri kemenangan penting saat menghadapi Semen Padang pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion H. Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026) sore, tim tamu menang tipis dengan skor 1-0.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Junior Brandao pada menit ke-15. Gol itu lahir berkat umpan matang yang dikirimkan oleh Fransiskus Alesandro, yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Brandao untuk menaklukkan pertahanan tuan rumah.
Meski hanya menghasilkan satu gol, jalannya pertandingan berlangsung cukup ketat. Kedua tim tampil berimbang sepanjang laga.
Madura United sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 51 persen, sementara Semen Padang mencatatkan 49 persen. Dari sisi peluang, tim tamu melepaskan 12 tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Semen Padang mencatatkan 10 percobaan dengan jumlah tembakan tepat sasaran yang sama.
Tambahan tiga poin ini menjadi sangat berarti bagi Madura United. Hasil tersebut membawa mereka keluar dari zona degradasi dan naik ke peringkat ke-15 dengan koleksi 29 poin.
Mereka kini unggul dua angka dari Persis Solo yang berada di posisi ke-16. Di sisi lain, kekalahan ini semakin memperburuk posisi Semen Padang yang tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan 20 poin.
Caretaker Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif yang diraih timnya. Meski demikian, ia mengakui bahwa permainan anak asuhnya belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan rencana awal.
“Tapi yang jelas kami bersyukur bisa meraih tiga poin hari ini, dengan tetap menghormati Semen Padang yang memberikan perlawanan luar biasa,” ujar Rakhmad Basuki dilansir laman resmi Madura United Kamis (30/4/2026).
Pelatih yang akrab disapa Coach RB itu juga menyoroti kondisi kedua tim yang memiliki waktu persiapan terbatas jelang pertandingan. Menurutnya, kekuatan utama Madura United dalam laga ini terletak pada solidnya lini pertahanan.
“Saya bilang ke pemain bahwa Semen Padang pasti berusaha keras untuk mendapatkan poin. Jadi kami harus mengantisipasi dengan cara bertahan yang baik,” tegasnya.
Menjelang akhir kompetisi, Coach RB menilai tekanan akan semakin meningkat. Ia pun mengingatkan para pemainnya untuk tetap menjaga fokus dan semangat juang demi mengamankan posisi di klasemen.
“Kompetisi ini belum selesai, kita harus terus kerja keras dan berjuang agar tetap layak di Liga 1,” tukasnya.
Pada pertandingan berikutnya, Madura United dijadwalkan menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bangkalan pada 5 Mei 2026. Laga tersebut diprediksi akan menjadi ujian penting dalam upaya mereka menjauh dari ancaman degradasi. (*)















