Sumbardaily.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengintensifkan sosialisasi Padang Rancak Award 2026 dengan pendekatan langsung ke masyarakat melalui masjid dan musala. Program ini menyasar partisipasi warga dalam lomba kebersihan yang tengah berlangsung sejak awal April.
Langkah ini dilakukan dengan mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai tingkatan untuk turun langsung ke lingkungan tempat tinggal masing-masing. Sosialisasi dilakukan bertepatan dengan aktivitas salat subuh pada Jumat (17/4/2026).
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menyebut kebijakan ini diambil setelah rapat internal pemerintah daerah. Seluruh pejabat struktural dan fungsional ditugaskan untuk menyampaikan informasi terkait PRA 2026 kepada masyarakat.
Setiap ASN menjalankan tugas berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) yang diterbitkan oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam pelaksanaannya, ASN menyampaikan sambutan Wali Kota Padang yang berisi ajakan kepada masyarakat agar berperan aktif menyukseskan program tersebut.
Sebelum kegiatan berlangsung, Pemerintah Kota Padang telah lebih dulu mengirimkan surat pemberitahuan kepada pengurus masjid dan musala. Pengurus diminta menghadirkan tokoh masyarakat, serta pengurus RW dan RT agar sosialisasi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Syafradi, menjelaskan bahwa setiap ASN yang ditunjuk wajib melaksanakan sosialisasi. Selain itu, mereka juga diwajibkan mengisi absensi kehadiran melalui sistem Single Sign On (SSO).
ASN yang tidak menjalankan tugas sosialisasi akan dikenakan sanksi administratif berupa surat teguran dari atasan langsung. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan seluruh rangkaian sosialisasi berjalan optimal.
Padang Rancak Award 2026 merupakan lomba kebersihan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Padang. Kegiatan ini telah dimulai sejak 1 April dan dijadwalkan berakhir pada 5 Mei 2026.
Pada tahap awal, sebanyak 3.456 RT diwajibkan mendaftarkan diri melalui aplikasi Padang Mobile. Setelah pendaftaran, proses penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat lurah dan camat.
Selanjutnya, setiap RT akan dikunjungi oleh relawan untuk penilaian lanjutan. Pada tahap akhir, penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari unsur Pemerintah Kota Padang, akademisi, dan jurnalis.
Penilaian dalam lomba ini tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan lingkungan. Kriteria juga mencakup keaktifan Lembaga Pengelola Sampah (LPS), Bank Sampah, serta peran aktif pengurus RW.
Pemenang Padang Rancak Award 2026 akan diumumkan pada 6 Mei mendatang. Lomba ini juga memperebutkan sejumlah hadiah bagi peserta yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam menjaga kebersihan lingkungan.(*)
















