Sumbardaily.com – Pemerintah Kota Padang kembali menggelar lomba kebersihan bertajuk Padang Rancak Award (PRA) 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Program ini menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar, dengan mekanisme penilaian yang dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengukur kekompakan RT dan RW dalam merawat kebersihan lingkungan masing-masing.
“Tahun ini kembali digelar Padang Rancak Award, setiap tiga bulan sekali kita cek kekompakan RT dan RW dalam memelihara lingkungan,” ujar Fadly saat penilaian Lomba Dasawisma Tingkat Provinsi di Batu Gadang, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, pelaksanaan PRA 2026 dilatarbelakangi kebutuhan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.
Ia menegaskan, peran Pasukan Oranye tidak dapat menjangkau seluruh sudut permukiman, sehingga keterlibatan warga menjadi kunci utama.
Fadly menyebut, saat ini Kota Padang berada di posisi kedelapan sebagai kota terbersih di Indonesia.
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan peringkat tersebut melalui penguatan kesadaran kolektif masyarakat, yang salah satunya diukur melalui pelaksanaan Padang Rancak Award.
“Kita ingin peringkat kita naik. Tentunya lewat kesadaran kita semua dalam menjaga kebersihan, semua bisa kita lihat melalui lomba ini,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan memiliki kaitan langsung dengan kesehatan keluarga.
Menurutnya, kondisi rumah tangga yang bersih akan berdampak pada terciptanya lingkungan yang sehat secara menyeluruh.
Sementara itu, antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftaran peserta yang terus bertambah.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang hingga Senin (20/4/2026) pagi, seluruh RT di empat kecamatan telah mendaftarkan diri.
Empat kecamatan tersebut yakni Padang Utara, Padang Selatan, Padang Barat, dan Bungus Teluk Kabung.
Kepala Bidang Program Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri, menjelaskan masih ada kecamatan lain yang belum merampungkan proses pendaftaran.
Ia juga menyebut, sejumlah RT tidak mengikuti lomba tahun ini karena terdampak bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun lalu.
“Hingga pukul sembilan pagi tadi, empat kecamatan yang sudah mendaftarkan seluruh RT, sementara beberapa RT tidak ikut karena terdampak banjir,” ujarnya.
Padang Rancak Award 2026 sendiri telah dimulai sejak 1 April dan dijadwalkan berakhir pada 5 Mei mendatang.
Melalui lomba ini, Pemko Padang berharap kebersihan tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi juga budaya yang tumbuh dan dijaga secara bersama oleh masyarakat.(*)















