Sumbardaily.com, Padang - Operasional perjalanan kereta api di jalur Duku-Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali pulih setelah dihentikan akibat dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat malam.
Pada Jumat (28/11/2025) dini hari pukul 01.30 WIB, jalur tersebut resmi dinyatakan aman dilintasi setelah tim KAI Divre II Sumbar menyelesaikan pemeriksaan menyeluruh di sepanjang rel terdampak.
Kereta pertama yang kembali beroperasi adalah KA Minangkabau Ekspres dari Stasiun Pulau Aie menuju Stasiun BIM.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, keputusan membuka kembali jalur rel dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan dipastikan memenuhi standar.
Sebelumnya, perjalanan kereta di lintas tersebut sempat dihentikan karena kondisi rel dinilai tidak aman akibat cuaca ekstrem yang memicu gangguan di beberapa titik.
"Penutupan sementara itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar perjalanan kereta tidak membahayakan pengguna jasa maupun petugas di lapangan," katanya
Menurut Reza, pengecekan dilakukan secara ketat oleh tim prasarana, keamanan, dan operasional KAI.
Seluruh personel dikerahkan untuk memastikan kondisi rel, bantalan, dan struktur pendukung lainnya benar-benar aman sebelum operasional kembali dibuka. Ia menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap pengambilan keputusan.
"Meski perjalanan sudah kembali normal, KAI Divre II Sumbar tetap menyiagakan petugas di sejumlah titik yang dianggap rawan," kata Reza.
Pemantauan kondisi cuaca juga terus dilakukan mengingat potensi gangguan masih bisa terjadi akibat hujan deras yang melanda beberapa wilayah Sumbar.
Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemantauan peringatan dini, menjadi satu rangkaian langkah kesiapsiagaan yang terus diperkuat.
Reza menambahkan bahwa masyarakat diimbau tetap mengutamakan keselamatan selama berada di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Ia menyampaikan apresiasi atas pengertian para pengguna jasa yang terdampak penundaan perjalanan.
"KAI berkomitmen memberikan informasi terkini serta memastikan layanan tetap berjalan secara optimal meski di tengah kondisi alam yang tidak menentu," katanya.
Dengan pulihnya jalur Duku-BIM, KAI Divre II Sumbar berharap masyarakat kembali merasa aman dalam memanfaatkan transportasi berbasis rel.
Upaya peningkatan pengawasan dan kesiapsiagaan tetap dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta api, khususnya pada saat cuaca ekstrem melanda.
"KAI akan terus menghadirkan layanan yang andal, nyaman, dan sesuai standar keselamatan," imbuhnya. (adl)
















