Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC mewaspadai gaya bermain vertikal Bhayangkara Presisi Lampung FC jelang laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/10/2025) sore.
Asisten Pelatih Semen Padang FC FX Yanuar menegaskan bahwa timnya telah mempelajari kekuatan Bhayangkara FC yang dikenal mengandalkan permainan langsung ke depan dengan intensitas fisik tinggi. Pola tersebut disebut menjadi aspek penting yang harus diantisipasi oleh seluruh pemain Kabau Sirah.
“Melihat Bhayangkara sekarang, bagaimana mereka bermain. Tentunya mereka punya kekuatan dalam permainan vertikal. Itu yang harus kita antisipasi. Bagaimana mereka sangat vertikal dalam bermain. Banyak melakukan fisikal-fisikal play, jadi kita harus mengantisipasi itu dan kita harus mempersiapkan untuk mengantisipasi semuanya agar dapat hasil yang terbaik,” ujar Yanuar dalam konferensi pers jelang laga, Minggu (19/10/2025).
Jeda Dua Pekan Jadi Momen Evaluasi Tim
Yanuar menambahkan, Semen Padang FC memanfaatkan jeda dua pekan kompetisi untuk melakukan pembenahan di berbagai lini. Menurutnya, masa istirahat ini diharapkan menjadi titik balik agar tim kembali menemukan konsistensi permainan.
“Kita punya kesempatan jeda dua minggu, itu diharapkan jadi titik balik buat kita. Kita sudah melakukan evaluasi semuanya, secara tim maupun individual, dan saya berharap kita bisa memperbaiki setiap kesalahan-kesalahan untuk persiapan melawan Bhayangkara FC,” tuturnya.
Kehadiran pelatih baru Dejan Antonic disebut membawa energi dan semangat baru di ruang ganti tim. Dejan dinilai memiliki pendekatan berbeda dibandingkan pelatih sebelumnya, terutama dalam memberi motivasi kepada pemain.
“Kehadiran Coach Dejan tentu saja Coach Dejan memberikan motivasi buat kita. Agar kita selalu tidak menyerah dalam setiap pertandingan dan setiap latihan. Tentu saja itu pendekatan yang berbeda juga dengan pelatih yang sebelumnya, saya berharap kehadiran Coach Dejan bisa memberikan efek positif dari latihan, di pertandingan, dan juga hasil,” ujar Yanuar.
Kondisi Pemain dan Target Laga
Dalam laga kali ini, mayoritas pemain Semen Padang FC siap tampil. Hanya dua pemain, Teguh Amiruddin dan Ronaldo Kwateh, yang masih dalam tahap pemulihan cedera.
“Semua pemain bisa main, tidak ada kartu. Terus masalah cedera cuma Teguh dan Ronaldo, kita sudah tau semua. Artinya semua pemain bisa main,” kata Yanuar.
Meski kedua tim belum menunjukkan hasil maksimal, Yanuar menilai jarak poin di klasemen masih tipis. Satu kemenangan bisa mengubah posisi Semen Padang FC secara signifikan.
“Secara hasil memang Semen Padang FC dan Bhayangkara FC belum mendapatkan hasil yang maksimal. Kita tahu beda hasil kita di klasemen itu cuma empat poin, artinya pada saat kita dapat poin kita ada lonjakan yang marginnya cuma satu poin,” ujarnya.
Adaptasi Lancar di Bawah Asuhan Dejan Antonic
Pemain muda Zidane Afandi menegaskan bahwa seluruh pemain kini berada dalam kondisi siap tempur. Ia juga mengungkapkan suasana positif di tim setelah sepekan berlatih bersama Coach Dejan.
“Sama seperti yang disampaikan Coach Yanuar, tim sangat baik, mempunyai chemistry yang sangat baik, dan semua pemain dan ofisial sudah mempersiapkan seluruhnya 100 persen, insya Allah bakal dapat hasil yang maksimal,” ujar Zidane.
“Sejauh ini saya dan rekan-rekan cukup mudah untuk beradaptasi dengan Coach Dejan berikan latihan selama kurang lebih seminggu ini, dan sangat baik,” lanjutnya.
Dengan persiapan matang dan semangat baru, Semen Padang FC bertekad memanfaatkan laga kandang di Stadion Haji Agus Salim untuk memetik hasil maksimal. (pooke)
















