Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiapkan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov Sumbar) XVI. Dari total anggaran tersebut, Rp23 miliar dialokasikan untuk bonus atlet Kota Padang yang berhasil meraih medali.
Besarnya anggaran bonus atlet tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemko Padang dalam membidik kembali posisi sebagai juara umum Porprov Sumbar XVI. Apalagi, waktu persiapan semakin sempit karena pelaksanaan Porprov disebut mengacu pada tanggal 2 hingga 14 Oktober 2026.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tuan Rumah 20 Cabang Olahraga (Cabor) Porprov Sumbar XVI yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (10/8/2026) siang.
Anggaran yang disiapkan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan penyelenggaraan pertandingan. Dukungan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memastikan program masing-masing cabor dapat berjalan secara optimal.
Fadly meminta KONI Kota Padang, Dispora Kota Padang, dan seluruh pengurus cabor tidak menyia-nyiakan waktu yang tersisa. Program latihan dan strategi peningkatan prestasi atlet diminta segera dimaksimalkan untuk menghadapi persaingan Porprov Sumbar XVI.
"Porprov Sumbar XVI menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali pembinaan dan pengalaman bertanding atlet setelah ajang tersebut vakum selama sekitar delapan tahun. Pemko Padang mendukung penuh ajang ini yang juga bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028," katanya.
Fadly menilai penyelenggaraan Porprov Sumbar XVI menjadi momentum penting bagi kesinambungan pembinaan olahraga daerah. Selain mengejar prestasi pada tingkat provinsi, pengalaman bertanding para atlet juga dipandang menjadi bagian dari proses persiapan menuju PON 2028.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, target mempertahankan gelar juara umum pun harus diikuti dengan kesiapan yang lebih terukur.
"Kalau Porprov digelar 2 Oktober 2026, berarti tinggal dua bulan lagi sehingga kami harus mempersiapkannya untuk mempertahankan gelar juara umum Kota Padang. Tekad ini sejalan dengan semangat program unggulan (Progul) Padang Juara yang terus kami dorong," katanya.
Selain persiapan atlet, tantangan lain berada di sisi penyelenggaraan. Padang dipercaya menjadi tuan rumah untuk 20 Cabor pada Porprov Sumbar XVI.
Karena itu, Fadly Amran meminta seluruh pihak segera mematangkan pembagian tugas serta berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan.
Persiapan tersebut mencakup venue pertandingan, pelayanan bagi kontingen, keamanan, kebersihan, hingga pengelolaan keuangan.
Seluruh aspek tersebut diminta dipersiapkan sejak awal agar pelaksanaan 20 cabor yang menjadi tanggung jawab Padang dapat berjalan sesuai rencana.
Ketua KONI Kota Padang, Erianto menyatakan 20 cabor yang dipercayakan kepada Kota Padang sebagai tuan rumah telah dipersiapkan untuk menyukseskan Porprov Sumbar XVI. KONI Kota Padang juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan.
"Kami akan terus berkolaborasi dengan KONI Sumbar, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), pengurus cabor, serta seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan pertandingan sesuai jadwal yang ditetapkan," katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus menegaskan bahwa jadwal pelaksanaan Porprov Sumbar XVI masih mengacu pada hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kepala Daerah.
Berdasarkan hasil tersebut, Porprov Sumbar XVI dijadwalkan berlangsung pada tanggal 2 hingga 14 Oktober 2026, sepanjang belum terdapat keputusan resmi yang mengubah jadwal.
Hamdanus juga menyinggung kesiapan Kota Padang dari sisi penganggaran. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi salah satu faktor penting agar kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi sebelum kompetisi berlangsung.
“Kami mengapresiasi kesiapan Kota Padang sebagai salah satu tuan rumah yang paling siap dari sisi penganggaran. Semoga daerah lain dapat mengikuti langkah ini agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan terpenuhi sebelum pelaksanaan," ucapnya.
Dengan persiapan yang memasuki fase penting, Porprov Sumbar XVI tidak hanya menjadi arena perebutan medali bagi para atlet. Bagi Kota Padang, ajang tersebut sekaligus menjadi ujian atas kesiapan sebagai tuan rumah 20 cabor dan ambisi mempertahankan gelar juara umum.
Alokasi Rp38 miliar, termasuk Rp23 miliar untuk bonus atlet peraih medali, memperlihatkan bahwa target prestasi tersebut disertai dukungan anggaran yang telah disiapkan Pemko Padang.
Kini, tantangannya adalah memastikan anggaran, pembinaan atlet, kesiapan cabor, dan penyelenggaraan di lapangan dapat bergerak dalam satu arah menjelang Porprov Sumbar XVI. (*)
















