Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC mencatatkan hasil penting pada lanjutan pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 saat menjamu Persija Jakarta.
Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (22/12/2025) malam, tim berjuluk Kabau Sirah itu sukses mengamankan tiga poin setelah menang tipis 1-0 atas tim ibu kota.
Kemenangan tersebut menjadi sorotan karena ditentukan oleh gol bunuh diri bek Persija Jakarta, Jordi Amat, pada menit ke-83.
Gol tercipta setelah sang pemain salah mengantisipasi bola di dalam kotak penalti, yang membuat si kulit bundar justru masuk ke gawang sendiri. Gol itu menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tensi.
Hasil ini terasa sangat krusial bagi Semen Padang FC, khususnya bagi skuad asuhan pelatih Dejan Antonic. Tambahan tiga poin membuat perolehan poin Kabau Sirah kini menjadi 10 angka dan membawa mereka naik satu tingkat di klasemen sementara.
Semen Padang FC kini berada di peringkat ke-16 dari total 18 tim peserta BRI Super League 2025/2026.
Meski masih berada di zona degradasi, kemenangan atas Persija Jakarta membuat jarak Semen Padang FC dengan tim-tim di atasnya semakin menipis.
Peringkat ke-14 saat ini ditempati Madura United FC dengan koleksi 13 poin, sementara PSBS berada di posisi ke-15 dengan 12 poin.
Di bawah Semen Padang, Persijap Jepara menempati peringkat ke-17 dengan delapan poin, disusul Persis Solo di dasar klasemen dengan tujuh poin.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menegaskan bahwa kemenangan ini memiliki makna khusus. Ia menyebut hasil positif tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Sumatera yang terdampak bencana alam.
Menurutnya, kemenangan ini diharapkan dapat membawa sedikit kebahagiaan di tengah situasi sulit yang dialami sebagian masyarakat.
“Kemenangan ini untuk masyarakat Sumatera yang terdampak bencana alam. Semoga bisa membuat mereka sedikit senang. Ini adalah kemenangan penting untuk kita,” ujar Dejan Antonic.
Dejan juga menilai jalannya pertandingan berlangsung keras dan sarat tensi. Hal itu tercermin dari keputusan wasit yang mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain Persija Jakarta.
Figo Dennis harus meninggalkan lapangan lebih dulu setelah menerima dua kartu kuning, sementara Fabio da Silva juga diusir keluar lapangan pada penghujung babak kedua.
Dalam penilaiannya, Dejan Antonic mengapresiasi performa para pemain Semen Padang FC yang dinilainya tampil disiplin dan menunjukkan mental bertanding yang kuat.
Ia menilai aspek taktik, mental, dan kedisiplinan para pemain sudah berada pada level yang diharapkan oleh tim pelatih.
“Semen Padang main cukup bagus di laga ini. Taktik, mental, dan disiplin yang ditunjukkan pemain ada di level yang kita inginkan. Terima kasih untuk pemain yang fokus penuh untuk hasil kemenangan ini,” ucapnya.
Mantan pelatih Borneo FC itu juga menyadari bahwa tidak banyak pihak yang memprediksi Semen Padang FC mampu meraih kemenangan atas Persija Jakarta.
Ia menegaskan bahwa Persija merupakan tim besar dengan kualitas pemain yang sangat baik, sehingga hasil ini menjadi pencapaian tersendiri bagi timnya.
“Persija adalah tim yang besar dengan kualitas pemain yang bagus,” kata Dejan menambahkan.
Ke depan, Dejan Antonic berharap kemenangan ini dapat menjadi titik balik bagi Semen Padang FC untuk terus memperbaiki performa dan keluar dari zona merah.
Ia menegaskan bahwa timnya akan terus bekerja keras demi meraih hasil maksimal pada pertandingan-pertandingan selanjutnya di BRI Super League 2025/2026.
“Kemenangan di laga ini semoga bisa lebih membuka hati kita untuk bisa lebih baik lagi dan keluar dari zona merah. Kita akan terus kerja keras,” ujar Dejan Antonic. (red)














