Sengketa FIFA Ban Selesai, Semen Padang FC Kini Bisa Daftarkan Pemain Baru

Sengketa FIFA Ban Selesai, Semen Padang FC Kini Bisa Daftarkan Pemain Baru

Logo klub Semen Padang FC (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com – Kabar baik datang untuk Semen Padang FC. Manajemen klub memastikan sengketa yang membuat nama Kabau Sirah masuk dalam FIFA registration ban list telah diselesaikan.

Kepastian tersebut disampaikan melalui unggahan akun resmi Semen Padang FC. Dalam pengumuman itu, klub menyatakan bahwa Semen Padang FC kini sudah tidak lagi terdaftar dalam daftar larangan pendaftaran pemain FIFA.

"Sengketa telah diselesaikan, Semen Padang FC kini resmi tidak lagi terdaftar di FIFA ban list," demikian keterangan yang ditampilkan dalam unggahan resmi klub, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Berakhirnya sengketa tersebut membawa dampak langsung bagi aktivitas klub. Semen Padang FC kini dapat kembali menjalankan proses registrasi pemain baru untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.

Sengketa FIFA Ban Semen Padang FC Diselesaikan

Manajemen Semen Padang FC mengonfirmasi bahwa persoalan terkait FIFA Ban telah diselesaikan. Dengan penyelesaian tersebut, status klub tidak lagi tercantum dalam FIFA registration ban list.

Kondisi ini menjadi perkembangan penting bagi Kabau Sirah karena sebelumnya keberadaan dalam daftar tersebut berkaitan dengan pembatasan proses pendaftaran pemain baru.

Kini, setelah nama Semen Padang FC tidak lagi berada dalam FIFA registration ban list, klub menyatakan proses pendaftaran pemain baru sudah dapat dilakukan.

"Proses pendaftaran pemain baru sudah bisa dilakukan untuk menyambut musim kompetisi mendatang," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Artinya, manajemen Semen Padang FC telah memiliki ruang untuk mempersiapkan kebutuhan skuad menghadapi musim kompetisi berikutnya. Proses registrasi pemain baru dapat segera dilakukan setelah sengketa yang menjadi persoalan tersebut dinyatakan selesai.

Semen Padang FC Siap Sambut Musim Kompetisi Mendatang

Semen Padang FC menyebut penyelesaian FIFA Ban memungkinkan klub untuk segera melakukan proses registrasi pemain baru. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut musim kompetisi mendatang.

Dalam unggahan resminya, klub tidak merinci lebih lanjut mengenai sengketa yang telah diselesaikan maupun pemain yang akan didaftarkan. Informasi yang disampaikan berfokus pada kepastian bahwa status Semen Padang FC sudah tidak lagi berada dalam FIFA ban list dan klub kini dapat melakukan registrasi pemain baru.

Dengan demikian, perhatian selanjutnya akan mengarah pada langkah manajemen dalam memanfaatkan kembali kesempatan tersebut untuk mempersiapkan skuad Kabau Sirah.

Penyelesaian persoalan ini juga disampaikan sebagai kabar kepada para pendukung Semen Padang FC. Manajemen klub menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan dukungan penuh yang diberikan seluruh pendukung Kabau Sirah selama proses tersebut berlangsung.

"Terima kasih atas kesabaran dan dukungan penuh dari seluruh pendukung Kabau Sirah," tulis manajemen Semen Padang FC dalam keterangan unggahannya.

Pengumuman tersebut menjadi penanda bahwa Semen Padang FC telah melewati persoalan FIFA Ban yang sebelumnya membatasi proses pendaftaran pemain. Setelah nama klub dipastikan tidak lagi tercantum dalam FIFA registration ban list, manajemen kini dapat melanjutkan proses registrasi pemain baru untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.

Bagi Kabau Sirah, kesempatan tersebut membuka jalan untuk melanjutkan persiapan tim. Fokus klub selanjutnya adalah menjalankan proses pendaftaran pemain baru sesuai kebutuhan dalam menyambut kompetisi yang akan datang. (*)

Baca Juga

Raline Shah Siap Lanjutkan Karier Profesional usai Mundur dari Stafsus Menkomdigi
Raline Shah Siap Lanjutkan Karier Profesional usai Mundur dari Stafsus Menkomdigi
Savio Bisa Absen Lawan PSMS? Manajemen Semen Padang FC Buka Suara
Savio Bisa Absen Lawan PSMS? Manajemen Semen Padang FC Buka Suara
Dua Kali Kalah Beruntun, Semen Padang FC Wajib Bangkit Saat Hadapi PSMS Medan
Dua Kali Kalah Beruntun, Semen Padang FC Wajib Bangkit Saat Hadapi PSMS Medan
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban perempuan yang ditemukan meninggal dunia setelah diduga hanyut di Air Terjun Robo, Nagari Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.
Perempuan yang Hanyut di Air Terjun Robo Harau Ditemukan Meninggal Dunia
Fauzi Bahar membantah tudingan Walhi Sumbar terkait dugaan penguasaan lahan 2,7 hektare di DAS Aia Dingin.
Fauzi Bahar Bantah Tudingan Walhi Sumbar soal Lahan dan Perambahan Hutan
Conveyor Belt PT Semen Padang Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Conveyor Belt PT Semen Padang Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki