Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC gagal memetik kemenangan penuh di kandang sendiri saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (22/8/2025). Kabau Sirah harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 1-1.
Babak Pertama
Dengan dukungan ribuan pendukung setia, Kabau Sirah mampu menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal dan menekan lini belakang Juku Eja.
Keunggulan tuan rumah akhirnya datang pada menit ke-25 melalui gol Bruno Gomes. Gol tersebut sempat dianulir karena hakim garis mengangkat bendera tanda offside. Namun, setelah wasit meninjau ulang tayangan VAR, keputusan berubah dan gol disahkan. Sorak meriah pun bergemuruh di tribun, menegaskan dominasi Semen Padang atas tim tamu.
Proses terciptanya gol berawal dari pergerakan Pedro Matos yang menusuk dari sisi kiri pertahanan PSM. Umpan silang mendatar yang dilepaskannya mampu dimaksimalkan Gomes yang lepas dari kawalan, sehingga skor berubah menjadi 1-0.
PSM sempat berupaya meningkatkan tekanan dengan mendorong permainan lebih agresif. Namun, rapatnya pertahanan Semen Padang membuat serangan mereka kerap terhenti sebelum mencapai kotak penalti. Kedisiplinan lini belakang Kabau Sirah menjadi kunci dalam menjaga keunggulan.
Situasi menegangkan terjadi pada menit ke-37 ketika gelandang Semen Padang, Ripal Wahyudi, melakukan pelanggaran keras di lini tengah. Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning sebagai peringatan. Meski begitu, konsentrasi tim tuan rumah tidak terganggu, dan mereka tetap menjaga intensitas permainan.
Dominasi Semen Padang terlihat jelas sepanjang babak pertama. Kecepatan di sektor sayap menjadi senjata utama, ditambah kombinasi umpan cepat yang membuat pertahanan Juku Eja bekerja keras menahan gempuran.
Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, Semen Padang FC berhasil mempertahankan keunggulan tipis 1-0 atas PSM Makassar. Gol tunggal Bruno Gomes menjadi pembeda sekaligus memperkuat asa Kabau Sirah untuk meraih poin penuh di kandang sendiri.
Babak Kedua
Sejak peluit babak kedua dibunyikan, PSM Makassar langsung menaikkan intensitas serangan. Juku Eja melakukan sejumlah pergantian pemain dengan tipikal menyerang untuk menekan pertahanan Semen Padang yang tampil cukup disiplin sepanjang laga.
Tekanan tersebut berbuah hasil pada menit ke-75. Melalui penetrasi dari sisi kanan pertahanan tuan rumah, bola berhasil disambar Abu Kamara dan merobek gawang Semen Padang. Skor pun berubah menjadi 1-1, disambut sorak para pendukung PSM yang hadir di Stadion Haji Agus Salim.
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, PSM tidak lagi bermain seagresif sebelumnya. Tempo pertandingan mereka perlahan diturunkan. Beberapa kali, terlihat para pemain Juku Eja sengaja memperlambat permainan untuk mengantisipasi gempuran Semen Padang yang berusaha merebut kembali keunggulan.
Di sisa waktu pertandingan, Kabau Sirah meningkatkan tekanan lewat serangan dari berbagai lini. Namun, rapatnya pertahanan PSM membuat peluang yang tercipta tidak mampu dikonversi menjadi gol tambahan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor imbang 1-1 tidak berubah.
Hasil tersebut membuat Semen Padang harus merelakan kemenangan kandang yang sudah di depan mata. Sementara itu, PSM Makassar berhasil pulang dengan satu poin berharga dari laga tandang yang berlangsung ketat. (ik)
















