Satpol PP Padang Tindak Bangli di Area Wisata, Warga Diimbau Patuh Aturan

Satpol PP Padang Tindak Bangli di Area Wisata, Warga Diimbau Patuh Aturan

Satpol PP Padang bongkar tiga bangunan liar di Pantai Padang. Penertiban untuk jaga ketertiban dan keindahan kota. (Foto: Satpol PP Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Upaya penataan kawasan wisata terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pada Senin (28/7/2025), aparat Satpol PP bersama Satuan Kerja Keamanan dan Ketertiban Kota (SK4) kembali melakukan penertiban bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas fasilitas umum di kawasan Pantai Padang, tepatnya di belakang Hotel Pangeran.

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Padang, Eka Putra Irwandi, mengungkapkan bahwa tindakan pembongkaran sudah berulang kali dilakukan di lokasi tersebut, namun sejumlah pihak tetap nekat mendirikan bangunan tanpa izin.

“Sudah beberapa kali kami lakukan pembongkaran di sini, tapi tetap saja muncul bangunan liar baru. Hari ini kami membongkar tiga unit bangli dan mengamankan barang-barang seperti meja, kursi, dan terpal ke Mako Satpol PP di Jalan Tan Malaka,” ujar Eka.

Menurutnya, keberadaan bangunan liar di kawasan publik seperti Pantai Padang tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu estetika kota dan kenyamanan pengunjung. Ia menegaskan bahwa kawasan Pantai Padang merupakan salah satu ikon wisata andalan Kota Padang yang perlu dijaga ketertibannya secara kolektif.

Eka juga mengimbau warga, khususnya pelaku usaha informal, agar tidak lagi mendirikan bangunan di area yang dilarang. Penataan ruang kota yang tertib dan indah, kata dia, merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami mengajak masyarakat untuk menaati aturan. Jangan lagi mendirikan bangunan tanpa izin di kawasan ini. Mari kita jaga bersama keindahan kota demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengawasan di kawasan Pantai Padang akan terus dilakukan secara berkala. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan tertib bagi semua pihak.

Langkah penertiban yang dilakukan Satpol PP ini juga sekaligus mempertegas komitmen pemerintah kota dalam menata kawasan wisata dari praktik penggunaan ruang publik secara ilegal.

Ke depan, Satpol PP akan terus mengintensifkan pengawasan terhadap titik-titik rawan pendirian bangunan liar, tak hanya di Pantai Padang, tetapi juga di seluruh wilayah strategis kota lainnya. (red)

Baca Juga

Apel gabungan Satpol PP Kota Padang dirangkai serah terima dan perkenalan pejabat baru di Mako Satpol PP Padang.
Satpol PP Padang Punya Pejabat Baru, Operasional Kini tak Terkendala Lagi
Puluhan wartawan Sumatera Barat lintas organisasi berdiri dan menundukkan kepala saat doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di Selat Sunda di Tugu IORA Pantai Padang.
Wartawan Sumbar Doakan Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Satpol PP Kota Padang menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di fasilitas umum kawasan Jati, Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang Timur.
Kawasan Jati Ditata, Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Berjualan di Fasum
Personel Satpol PP Padang menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas drainase Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Berok Nipah.
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan Liar di Atas Drainase, Dinilai Langgar Aturan
Petugas Satpol PP Kota Padang mengamankan lapak pedagang kaki lima yang ditinggalkan di atas trotoar kawasan Pasar Alai, depan Puskesmas Alai, saat kegiatan penertiban fasilitas umum.
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL di Trotoar Pasar Alai, Fasilitas Umum Dikembalikan ke Fungsinya
Petugas Satpol PP Kota Padang melakukan penertiban PKL yang menggunakan badan jalan dan trotoar sebagai tempat berjualan di Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung.
Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Kuasai Jalan dan Trotoar, Ini Temuannya