Sumbardaily.com - Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dimanfaatkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang untuk menunjukkan peran nyata di tengah masyarakat.
Tidak sekadar kegiatan seremonial, aksi bersih-bersih fasilitas umum di Masjid Wassalam, Anak Air, Kecamatan Koto Tangah pada Jumat (10/4/2026) pagi, menjadi wujud kepedulian sosial yang melibatkan langsung warga binaan.
Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara petugas Rutan Kelas IIB Padang dan warga binaan yang tampak antusias membersihkan seluruh area masjid. Mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga ruang utama ibadah, seluruh bagian disentuh dalam aksi gotong royong tersebut.
Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan fasilitas umum, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang beribadah. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan yang menanamkan nilai sosial kepada warga binaan.
Kepala Rutan Padang, Mai Yudiansyah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HBP ke-62 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, peran pemasyarakatan tidak berhenti pada pembinaan di dalam rutan saja.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk menumbuhkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Aksi bersih-bersih masjid ini juga mendapat respons positif dari pengurus Masjid Wassalam. Mereka mengapresiasi kontribusi yang diberikan oleh jajaran Rutan Padang dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
"Kegiatan sosial ini memperlihatkan bahwa keberadaan Rutan Kelas IIB Padang tidak terpisah dari masyarakat sekitar. Justru, melalui momentum seperti HBP ke-62, sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat semakin diperkuat," ucap pria yang akrab disapa Yudi tersebut.
Dengan adanya aksi bersih-bersih fasilitas umum ini, diharapkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dapat terus tumbuh, baik di lingkungan rutan maupun di tengah masyarakat luas. (adl)
















