Revitalisasi Pasar Payakumbuh Tinggal Menunggu Tahapan Teknis

Revitalisasi Pasar Payakumbuh Tinggal Menunggu Tahapan Teknis

Kebakaran Pasar Payakumbuh pada 26 Agustus 2025 sekitar pukul 04.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan Pasar Pusat Pertokoan Blok Barat yang berada di Jalan Soekarno Hatta. (Foto: Humas Pemko Payakumbuh)

Sumbardaily.com, Payakumbuh – Pemerintah pusat memastikan komitmen penuh untuk mempercepat revitalisasi Pasar Payakumbuh yang terdampak kebakaran hebat pada akhir Agustus 2025. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi daerah sekaligus penguatan fungsi pasar rakyat sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepastian itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, saat meninjau langsung kondisi Pasar Payakumbuh, Rabu (28/1/2026). Peninjauan lapangan tersebut menjadi penanda keseriusan pemerintah pusat dalam menangani dampak kebakaran yang melanda salah satu pasar tradisional terpenting di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) itu.

Dody menjelaskan, seluruh persyaratan administrasi dan teknis pada prinsipnya telah terpenuhi. Selain itu, rekomendasi dari Kementerian Perdagangan juga telah diterbitkan, sehingga proses revitalisasi dapat segera memasuki tahapan lanjutan.

“Seluruh persyaratan pada prinsipnya sudah terpenuhi dan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan juga telah ada. Tahapan berikutnya adalah penyusunan detail engineering design atau DED,” ujar Dody, dikutip Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, setelah tahapan perencanaan teknis tersebut rampung, pemerintah daerah melalui Wali Kota Payakumbuh dapat segera berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis untuk mempercepat penyelesaian aspek teknis pembangunan.

“Selanjutnya, Pak Wali Kota dapat berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis agar secara teknis segera diselesaikan,” kata Dody.

Menurut Dody, besaran anggaran revitalisasi Pasar Payakumbuh baru dapat ditetapkan setelah dokumen DED selesai disusun. Kendati demikian, pemerintah pusat memastikan bahwa proses pembangunan tidak akan berlarut-larut setelah kebutuhan anggaran dipastikan.

“Begitu anggarannya sudah ditetapkan, pembangunan Pasar Payakumbuh akan segera kami proses,” tegasnya.

Lebih jauh, Dody menilai Pasar Payakumbuh memiliki posisi strategis dalam struktur perekonomian daerah. Lokasi Kota Payakumbuh yang berada di jalur perlintasan utama antarwilayah, ditambah dengan aktivitas pasar yang berlangsung hampir selama 24 jam, menjadikan pasar tersebut sebagai urat nadi perekonomian masyarakat.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, pemerintah pusat harus hadir mendukung penguatan ekonomi daerah, salah satunya dengan menghidupkan kembali pasar. Pasar Payakumbuh ini jelas merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” ucap Dody.

Ia menegaskan, revitalisasi Pasar Payakumbuh tidak hanya dimaksudkan sebagai respons atas musibah kebakaran, tetapi juga sebagai langkah mendesak mengingat usia bangunan pasar yang telah puluhan tahun. Berdasarkan catatan historis, pembangunan Pasar Payakumbuh dimulai sejak 1982, sehingga secara struktural memang membutuhkan pembaruan menyeluruh.

“Dengan usia bangunan yang sudah lama, revitalisasi memang sudah semestinya dilakukan. Pemerintah pusat tentu mendukung pembangunan Pasar Payakumbuh sepanjang sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dody menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan bahwa setiap pembangunan harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Revitalisasi pasar, menurutnya, menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong perputaran ekonomi rakyat.

“Niat kami adalah membantu masyarakat agar perekonomiannya semakin baik. Karena pasar ini menjadi urat nadi ekonomi Payakumbuh, maka revitalisasinya akan kami dukung sepenuhnya,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh tahapan teknis yang diperlukan guna mempercepat proses revitalisasi Pasar Payakumbuh.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis sebagaimana arahan Bapak Menteri PU, sehingga penyusunan DED dapat dipercepat dan seluruh persyaratan teknis dapat dipenuhi,” kata Zulmaeta.

Zulmaeta menegaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh memiliki komitmen penuh dalam mendukung revitalisasi Pasar Payakumbuh, mengingat perannya yang sangat vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Pasar Payakumbuh merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Arahan dari pemerintah pusat menjadi pijakan bagi kami di daerah untuk bekerja lebih cepat, tertib, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, untuk bersama-sama mendukung kelancaran proses revitalisasi pasar. Dukungan kolektif dinilai penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi warga.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar revitalisasi Pasar Payakumbuh dapat berjalan lancar. Mari bergandengan tangan membangun pasar kebanggaan kita ini,” pungkas Zulmaeta. (red)

Baca Juga

Pasar Ibuh Blok Barat Akan Ditata, Pemko Payakumbuh Bahas Konsep Pengembangannya
Pasar Ibuh Blok Barat Akan Ditata, Pemko Payakumbuh Bahas Konsep Pengembangannya
Kegiatan Rekor MURI memasak dengan Bright Gas di Lapangan Merdeka Medan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Cetak Rekor MURI, Masak Gunakan Bright Gas Serentak di Delapan Kota
Solok Selatan Wisuda 2.974 Hafidz dan Kader Mubaligh, 11 Murid Dapat Hadiah Umrah
Solok Selatan Wisuda 2.974 Hafidz dan Kader Mubaligh, 11 Murid Dapat Hadiah Umrah
Personel Polresta Padang berdialog dengan komunitas pengemudi ojek online di Kecamatan Padang Timur dalam upaya memperkuat Kamtibmas di Kota Padang.
Pengemudi Ojol Dilibatkan Jaga Kamtibmas di Padang, Polisi Buka Jalur Laporan 110
Kunjungan Wisman ke Sumbar Turun 9,90 Persen pada Juli 2026, Malaysia Masih Terbanyak
Kunjungan Wisman ke Sumbar Turun 9,90 Persen pada Juli 2026, Malaysia Masih Terbanyak
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu