Ratusan Pencari Kerja Serbu One Day With BTPN Syariah di UIN Imam Bonjol Padang

Ratusan Pencari Kerja Serbu One Day With BTPN Syariah di UIN Imam Bonjol Padang

Ratusan pencari kerja antusias mengikuti One Day With BTPN Syariah di UIN Imam Bonjol Padang, Kamis (21/5/2026) dengan peluang karier Community Officer. (Foto: BTPN Syariah)

Sumbardaily.com – Ratusan pencari kerja memadati Aula A Kampus UIN Imam Bonjol Padang dalam kegiatan One Day With BTPN Syariah yang digelar pada Kamis (21/5/2026). Sejak pagi, peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang menghadirkan rekrutmen kerja sekaligus sesi pengenalan profesi Community Officer (CO) di lingkungan BTPN Syariah.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu menjadi salah satu agenda yang menyita perhatian mahasiswa, alumni, hingga para pencari kerja muda di Kota Padang. Tidak hanya membuka peluang kerja, kegiatan ini juga menghadirkan ruang interaksi langsung antara dunia kampus dan industri perbankan syariah.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Martin Kustati. Dalam wawancara bersama awak media, ia menyampaikan apresiasi terhadap BTPN Syariah yang dinilai telah memberikan ruang bagi lulusan UIN Imam Bonjol Padang untuk mengimplementasikan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku kuliah.

Menurut Martin, kegiatan rekrutmen perdana BTPN Syariah pada tahun 2026 yang menggandeng UIN Imam Bonjol Padang sebagai tuan rumah menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja.

“Kami mengapresiasi kegiatan rekrutmen perdana di tahun 2026 ini yang menggandeng UIN Imam Bonjol sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan yang sangat dinantikan para lulusan, terutama di tengah kebutuhan dunia kerja terhadap sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Martin menjelaskan, UIN Imam Bonjol Padang telah melakukan transformasi kampus dengan mendukung berbagai kegiatan berbasis syariah, termasuk pengembangan unit bisnis dan riset.

“Kampus bukan ruang hampa tapi jadi ruang pengabdian,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik semata. Menurutnya, sarjana harus mampu menjadi representasi kampus sekaligus memberi manfaat di tengah masyarakat.

“Kampus tak cukup hanya menghasilkan orang terdidik, tetapi sarjana merupakan etalase untuk membawa nama besar, bisa menjadi imam di tengah masyarakat,” tuturnya.

Martin optimistis lulusan UIN Imam Bonjol Padang memiliki kesiapan untuk langsung terjun ke masyarakat karena telah mendapatkan pembelajaran teori sekaligus pemahaman kehidupan sosial selama menempuh pendidikan.

“Kami yakin lulusan ini siap dipakai di tengah masyarakat yang sudah diberikan pemahaman secara teori oleh para dosen-dosen,” katanya.

Sementara itu, Corporate Services Head BTPN Syariah, Heryandi, mengatakan pihaknya sengaja menggandeng UIN Imam Bonjol Padang karena kampus tersebut dinilai memiliki banyak talenta unggul yang siap bekerja dan berkembang di dunia profesional.

“Kami dari BTPN Syariah berterima kasih kepada UIN Imam Bonjol yang telah memberikan ruang bagi kami dalam kegiatan ini. UIN Imam Bonjol adalah salah satu kampus terbaik yang telah membuka akses bagi kami hingga terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam sesi sharing session, Heryandi menjelaskan bahwa konsep “One Day With BTPN Syariah” tidak hanya berfokus pada proses rekrutmen kerja, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan perusahaan kepada mahasiswa dan alumni.

“Kami sangat antusias menerima lulusan UIN IB Padang menjadi bagian dari BTPN Syariah,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi perempuan muda yang tengah mencari peluang kerja untuk mengenal lebih dekat profesi Community Officer. Posisi tersebut merupakan bagian penting dalam program pemberdayaan masyarakat inklusi yang dijalankan BTPN Syariah.

BTPN Syariah menghadirkan kegiatan ini bukan sekadar agenda rekrutmen biasa. Para peserta diajak memahami lebih dalam tugas dan peran Community Officer yang menjadi ujung tombak pemberdayaan masyarakat inklusi di berbagai daerah.

Selain memperoleh informasi terkait karier, peserta juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi secara langsung dan mendaftarkan diri sebagai calon Community Officer. Posisi tersebut terbuka bagi perempuan berusia 18 hingga 33 tahun dengan pendidikan minimal SMA atau sederajat.

Di lokasi yang sama, Kepala Pembiayaan Area Kota Padang BTPN Syariah, Erlita Libriyani, mengatakan pihaknya terus membuka peluang bagi putri-putri daerah untuk ikut berkontribusi dalam misi pemberdayaan masyarakat.

Menurut Erlita, profesi Community Officer tidak hanya sekadar pekerjaan di sektor perbankan, tetapi juga memiliki peran sosial melalui pendampingan perempuan pelaku usaha ultra mikro dalam mengakses layanan keuangan dan pendampingan usaha.

Ia menambahkan, BTPN Syariah juga menawarkan berbagai fasilitas bagi Community Officer, mulai dari pendapatan tetap, tunjangan hari raya, insentif, jaminan kesehatan, tempat tinggal, kendaraan kerja hingga peluang mendapatkan beasiswa pendidikan S1.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan kesejahteraan setiap pekerja, dimana Community Officer memberikan kontribusi nyata, sehingga kami juga menghadirkan gaji kompetitif dan berbagai benefit pendukung,” ujarnya.

Kegiatan One Day With BTPN Syariah di UIN Imam Bonjol Padang tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme pencari kerja terhadap peluang karier di sektor perbankan syariah, khususnya yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat inklusi dan pengembangan perempuan muda di daerah. (*)

Baca Juga

Peran 2 Tersangka Baru di Kasus Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Peran 2 Tersangka Baru di Kasus Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Kejati Sumbar Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Kejati Sumbar Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Bawahan Jadi Tersangka Korupsi, Ini Respons Rektor UIN Imam Bonjol Padang
Bawahan Jadi Tersangka Korupsi, Ini Respons Rektor UIN Imam Bonjol Padang
Kasus Korupsi UIN Imam Bonjol Padang, Mantan Bendahara Ditahan Kejati Sumbar
Kasus Korupsi UIN Imam Bonjol Padang, Mantan Bendahara Ditahan Kejati Sumbar
Kasus Dugaan Korupsi UIN Imam Bonjol Padang Berkembang, Kejati Sumbar Isyaratkan Tersangka Baru
Kasus Dugaan Korupsi UIN Imam Bonjol Padang Berkembang, Kejati Sumbar Isyaratkan Tersangka Baru
Cak Imin Lepas Ribuan Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang, Momentum Bersejarah Kampus
Cak Imin Lepas Ribuan Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang, Momentum Bersejarah Kampus