Ramadan Makin Semarak, Pasa Pabukoan Hadir dengan Lapak Gratis dan Musik Religi

Ramadan Makin Semarak, Pasa Pabukoan Hadir dengan Lapak Gratis dan Musik Religi

Ilustrasi Pedagang Pabukoan (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Pasa Pabukoan kembali menjadi agenda utama dalam menyemarakkan Ramadan 2026 di Padang Panjang.

Pasar kuliner khas bulan puasa tersebut tahun ini dipusatkan di Lapangan Bancah Laweh sebagai lokasi utama yang disiapkan pemerintah kota untuk menampung aktivitas pedagang, pelaku UMKM, serta masyarakat yang mencari menu berbuka.

Pasar kuliner Ramadan ini dijadwalkan mulai beroperasi sejak hari ketiga Ramadan. Kehadirannya tidak hanya menyediakan beragam hidangan berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang ekonomi strategis bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat secara lebih luas.

Untuk menambah semarak suasana menjelang waktu berbuka, pemerintah kota turut menghadirkan pertunjukan musik religi yang dapat dinikmati pengunjung setiap hari.

Kehadiran hiburan bernuansa keagamaan tersebut diharapkan mampu memperkuat atmosfer Ramadan sekaligus meningkatkan kunjungan masyarakat ke kawasan Pasa Pabukoan.

Salah satu kebijakan yang menonjol pada penyelenggaraan tahun ini adalah pembebasan biaya pendaftaran dan sewa tempat bagi seluruh pelaku UMKM.

Pedagang yang berminat dapat mendaftar langsung ke Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM atau melalui layanan WhatsApp panitia yang telah disediakan.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan bahwa kebijakan tanpa pungutan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Kami ingin Pasa Pabukoan tidak hanya menjadi pusat kuliner Ramadan, tetapi juga momentum bagi UMKM untuk berkembang tanpa terbebani biaya tambahan,” ujar Hendri, dikutip Selasa (17/2/2026).

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meramaikan kegiatan tersebut agar Ramadan di Padang Panjang berlangsung lebih produktif dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.

“Mari kita jadikan Pasa Pabukoan sebagai ruang kebersamaan yang menghadirkan suasana Ramadan yang semarak sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain menghadirkan aneka menu berbuka, kawasan Pasa Pabukoan juga menyediakan berbagai layanan publik dari organisasi perangkat daerah. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas seperti pembayaran pajak, pembuatan KTP, hingga pengurusan izin usaha dalam satu lokasi terintegrasi selama kegiatan berlangsung.

Dengan konsep terpusat, bebas biaya bagi UMKM, dukungan hiburan religi, serta layanan publik yang lengkap, Pasa Pabukoan Ramadan 2026 diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat kebersamaan sosial masyarakat di Padang Panjang sepanjang bulan suci. (red)

Baca Juga

Padang Panjang Perkuat Upaya Cegah Stunting Baru Lewat Pekan Zero New Stunting
Padang Panjang Perkuat Upaya Cegah Stunting Baru Lewat Pekan Zero New Stunting
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai Hari Pertama Sekolah di Padang Panjang
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai Hari Pertama Sekolah di Padang Panjang
Jelang Sekolah Dimulai, Permintaan Alat Tulis dan Seragam di Padang Panjang Naik
Jelang Sekolah Dimulai, Permintaan Alat Tulis dan Seragam di Padang Panjang Naik
Toilet Pasar Pusat Padang Panjang Berbau, Pedagang Diingatkan Gunakan Sesuai Fungsi
Toilet Pasar Pusat Padang Panjang Berbau, Pedagang Diingatkan Gunakan Sesuai Fungsi
Martina atau Uni Tina berdiri di tempat usahanya sambil memperlihatkan Lamang Tapai Uni Tina dengan berbagai varian kuliner tradisional Minangkabau di Kota Padang.
Lamang Tapai Uni Tina Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern, Rahasianya Bikin Pelanggan Tetap Setia
Padang Panjang Usulkan TK Negeri Pembina Baru, Kemendikdasmen Tinjau Lokasi
Padang Panjang Usulkan TK Negeri Pembina Baru, Kemendikdasmen Tinjau Lokasi