Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 49 Kg Sabu dan 47 Kg Ganja

Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 49 Kg Sabu dan 47 Kg Ganja

Polda Sumbar memusnahkan 49 kg sabu dan 47 kg ganja di lapangan Mapolda Sumbar, Rabu (17/9/2025). (Foto: Humas Polda Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar berupa sabu dan ganja kering. Pemusnahan berlangsung di lapangan apel Mapolda Sumbar, Rabu (17/9/2025), dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Sebelum pemusnahan dilakukan, tim dari Bea Cukai Teluk Bayur Padang terlebih dahulu menguji keaslian barang bukti secara acak untuk memastikan kesesuaian dengan hasil penyidikan. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 49.311,55 gram sabu serta 47.006,11 gram ganja kering. Seluruhnya telah berstatus barang sitaan berdasarkan ketetapan Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Nomor R-4201/I.3.10/Enz.1/09/2025.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. “Pemusnahan ini dilakukan agar barang bukti tidak disalahgunakan. Ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polda Sumbar dalam memberantas narkoba,” katanya.

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Kota Padang. Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di lokasi yang telah disiapkan dan disaksikan oleh berbagai unsur terkait, antara lain Kejari Padang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Fauzi Bahar.

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti diverifikasi untuk memastikan jumlah dan kualitas sesuai laporan penyidikan. Proses ini sekaligus menjadi bentuk transparansi agar publik mengetahui keseriusan aparat dalam menindaklanjuti kasus narkotika.

Gatot menambahkan bahwa pemberantasan narkoba akan terus menjadi prioritas utama Polda Sumbar. Ia menilai narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat.

“Kami akan terus bekerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk menghentikan peredaran narkoba. Narkotika adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” tegasnya.

Lebih jauh, Gatot juga mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba melalui call center 110 atau aplikasi pengaduan resmi kepolisian. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya aparat dalam menjaga keamanan wilayah dari bahaya narkotika. (red)

Baca Juga

Barang Korban Galodo Solok Ditemukan, Tim Lanjutkan Pencarian Pakai Radar
Barang Korban Galodo Solok Ditemukan, Tim Lanjutkan Pencarian Pakai Radar
Kapolri Ganti Empat PJU Polda Sumbar, Siapa Saja yang Bergeser? Ini Daftarnya
Kapolri Ganti Empat PJU Polda Sumbar, Siapa Saja yang Bergeser? Ini Daftarnya
Personel Yanma Polda Sumbar Bripka Randi Raih Dua Juara di Ajang Paralayang Nasional
Personel Yanma Polda Sumbar Bripka Randi Raih Dua Juara di Ajang Paralayang Nasional
43 Kasus Narkotika Diungkap, Gubernur Minta Pengawasan Pintu Masuk Sumbar Diperketat
43 Kasus Narkotika Diungkap, Gubernur Minta Pengawasan Pintu Masuk Sumbar Diperketat
Polisi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Angkutan BBM Bio Solar di Koto Tangah Padang, 36 Jeriken Diamankan
Polisi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Angkutan BBM Bio Solar di Koto Tangah Padang, 36 Jeriken Diamankan
Dua Kasus Dugaan Pelanggaran Perwira Polisi di Sumbar, Ombudsman: Tak Boleh Ada Toleransi
Dua Kasus Dugaan Pelanggaran Perwira Polisi di Sumbar, Ombudsman: Tak Boleh Ada Toleransi