Sumbardaily.com, Padang – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat (Sumbar) memantapkan dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur pengisian daya yang komprehensif selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Sebanyak 59 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiagakan di sepanjang jalur mudik dan destinasi wisata.
Penguatan infrastruktur ini tidak hanya terbatas pada SPKLU, tetapi juga mencakup lebih dari 200 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan satu unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang tersebar di berbagai lokasi strategis Sumbar.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, melakukan peninjauan langsung ke enam lokasi SPKLU pada Senin dan Selasa (23-24/12/2024). Lokasi yang dikunjungi meliputi SPKLU UID Sumbar, SPKLU Haus Nummer11, SPKLU ULP Lubuk Sikaping, SPKLU ULP Padang Panjang, SPKLU ULP Sicincin, dan SPKLU Kantor Bupati Painan.
"Kami menempatkan operasional SPKLU di jalur-jalur strategis sebagai prioritas utama mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik dan liburan. Fokus kami adalah memastikan pengalaman perjalanan yang optimal bagi pengguna kendaraan listrik," ujar Ajrun dalam keterangan resminya pada Kamis (26/12/2024).
Kehadiran infrastruktur pengisian daya ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Parpora Pesisir Selatan, Anton Mahendra, mengapresiasi langkah proaktif PLN dalam mengembangkan layanan kelistrikan.
"Meski jumlah pengguna kendaraan listrik di Pesisir Selatan dan Sumbar masih terbatas, PLN telah mengambil langkah maju dengan menyediakan fasilitas pengisian daya. Kantor Bupati siap menjadi titik singgah bagi pemudik Nataru, wisatawan, maupun masyarakat lokal yang memerlukan layanan pengisian kendaraan listrik," jelas Anton.
Antisipasi Lonjakan Pengguna
Menghadapi potensi peningkatan pengguna kendaraan listrik selama masa mudik dan libur panjang Nataru, PLN UID Sumbar telah menambah 22 SPKLU baru sepanjang November 2024.
Penempatan SPKLU baru ini diprioritaskan di lokasi-lokasi perlintasan arus mudik dan pusat keramaian wisata, seperti SPKLU Lawang Park, SPKLU Pongek Or, SPKLU Solok Premier Hotel, dan SPKLU Ujung Gading.
Untuk memudahkan pengguna, PLN telah mengintegrasikan informasi lokasi SPKLU ke dalam aplikasi PLN Mobile. Seluruh SPKLU PLN dilengkapi dengan berbagai opsi pengisian daya, mulai dari medium charging, fast charging, hingga ultra fast charging, memberikan fleksibilitas bagi pengguna sesuai kebutuhan.
Inisiatif PLN dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung transportasi ramah lingkungan.
Dengan menyediakan pengalaman mudik yang nyaman menggunakan kendaraan listrik, PLN berharap dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk beralih ke moda transportasi yang lebih berkelanjutan. (red)
















