Sumbardaily.com – Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antarnegara, tetapi juga menjadi panggung lahirnya sederet rekor baru yang mengubah sejarah sepak bola dunia. Sejumlah nama besar seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo, Didier Deschamps, hingga pemain muda Johan Manzambi mencatatkan pencapaian luar biasa yang belum pernah terjadi pada edisi-edisi sebelumnya.
Berbagai rekor Piala Dunia 2026 tersebut mencakup kategori individu maupun tim, mulai dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa, pemain dengan kemenangan terbanyak, pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak, hingga penjaga gawang dengan clean sheet terbanyak dalam satu edisi.
Tak hanya itu, turnamen yang berlangsung di Amerika Utara juga menghadirkan sejumlah pencapaian unik yang menjadi catatan baru dalam sejarah kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.
Dick Advocaat Jadi Pelatih Tertua di Piala Dunia
Pelatih Curacao, Dick Advocaat, mencatat sejarah sebagai pelatih tertua yang memimpin sebuah tim di Piala Dunia. Saat mendampingi Curacao menghadapi Pantai Gading, usianya mencapai 78 tahun 271 hari.
Catatan tersebut menempatkannya di puncak daftar pelatih tertua sepanjang sejarah turnamen. Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh Otto Rehhagel yang membawa Yunani tampil di Piala Dunia 2010 pada usia 71 tahun.
Dengan pencapaian Advocaat, posisi Rehhagel kini berada di bawah Carlos Queiroz yang menangani Ghana pada usia 73 tahun 124 hari, Hugo Broos dari Afrika Selatan yang berusia 74 tahun 79 hari, serta Miroslav Koubek dari Republik Ceko yang berusia 74 tahun 296 hari.
Inggris dan Prancis Pecahkan Rekor Duet Pencetak Gol
Piala Dunia 2026 juga menghadirkan sejarah baru melalui duet pemain dari tim yang sama.
Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi pasangan rekan setim pertama yang sama-sama mencetak enam gol dalam satu edisi Piala Dunia. Rekor serupa sebelumnya belum pernah dicapai oleh pasangan legendaris seperti Sandor Kocsis dan Ferenc Puskas, Jairzinho dan Pele, maupun Rivaldo dan Ronaldo.
Menariknya, pencapaian tersebut kemudian disamai oleh duet Prancis, Ousmane Dembele dan Kylian Mbappe, yang juga mengakhiri turnamen dengan koleksi enam gol masing-masing.
Didier Deschamps Pecahkan Rekor Pelatih
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menorehkan sejarah sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak di Piala Dunia, yakni 26 laga.
Sebelumnya, Helmut Schon memegang rekor dengan 25 pertandingan yang dicapai dalam empat edisi.
Deschamps berhasil melampaui torehan tersebut pada Piala Dunia 2026 meski sempat absen mendampingi Prancis saat menang 4-1 atas Norwegia karena menghadiri pemakaman ibunya.
Pelatih berusia 57 tahun itu sebelumnya membawa Prancis mencapai perempat final pada 2014, menjadi juara pada 2018, finis sebagai runner-up pada edisi berikutnya, dan mengakhiri Piala Dunia 2026 di posisi keempat.
Selain jumlah pertandingan, Deschamps juga menjadi pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Johan Manzambi Cetak Rekor sebagai Super Sub
Penyerang Swiss, Johan Manzambi, mencatat sejarah sebagai pemain pengganti termuda yang mencetak dua gol dalam pertandingan Piala Dunia.
Saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina, Manzambi masuk ketika Swiss berada dalam situasi sulit. Hanya dua menit 46 detik setelah masuk ke lapangan, ia membawa timnya unggul.
Pada usia 20 tahun 247 hari, Manzambi kemudian kembali mencetak gol dan menggeser rekor yang sebelumnya dipegang Nelson Cuevas dari Paraguay.
Kylian Mbappe Jadi Raja Gol Sepanjang Sejarah
Persaingan antara Kylian Mbappe dan Lionel Messi menjadi salah satu cerita terbesar di Piala Dunia 2026.
Sebelum turnamen dimulai, Messi unggul satu gol atas Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Keunggulan Messi bahkan sempat bertambah menjadi tiga gol setelah fase grup berakhir.
Namun, performa luar biasa Mbappe pada fase gugur mengubah segalanya. Penyerang Prancis itu berhasil menyalip Messi dan mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan 22 gol, unggul satu gol atas rivalnya dari Argentina.
Lionel Messi Borong Sejumlah Rekor Bersejarah
Meski gagal mempertahankan status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Lionel Messi tetap menjadi salah satu pemain dengan pencapaian paling luar biasa di Piala Dunia 2026.
Kapten Argentina itu kini menjadi pemain dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yakni 23 kemenangan. Rekor tersebut sebelumnya dipegang Miroslav Klose.
Messi meraihnya setelah membawa Argentina mencatat tujuh kemenangan beruntun. Sementara itu, Kylian Mbappe kini berada di posisi mengejar dengan koleksi 17 kemenangan.
Tak berhenti sampai di situ, Messi juga mencetak rekor sebagai pemain yang paling lama menjaga konsistensi mencetak gol secara beruntun.
Ia berhasil mencetak gol dalam sembilan pertandingan beruntun, melewati catatan enam laga berturut-turut yang sebelumnya dipegang Just Fontaine dan Jairzinho.
Pemain bernomor punggung 10 itu juga menjadi pemilik rekor gol terbanyak dari luar kotak penalti, yakni tujuh gol.
Sebelumnya, Messi mencetak gol jarak jauh saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina, Iran, serta Nigeria pada Piala Dunia 2014, kemudian ke gawang Meksiko pada 2022.
Di Piala Dunia 2026, ia menambah dua gol dari luar kotak penalti saat melawan Aljazair untuk melewati rekor Rivellino, lalu kembali mencetak satu gol serupa ketika menghadapi Yordania.
Michael Olise Rajai Assist
Winger Prancis, Michael Olise, menjadi pemain dengan assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, yakni tujuh assist.
Catatan tersebut melewati rekor Pele yang mengoleksi enam assist pada Piala Dunia 1970.
Dari tujuh assist tersebut, lima di antaranya diberikan kepada Kylian Mbappe. Jumlah itu menjadi rekor kerja sama terbanyak antara dua pemain dalam satu edisi Piala Dunia.
Rodri Pecahkan Rekornya Sendiri
Gelandang Spanyol Rodri kembali menunjukkan dominasinya dalam penguasaan bola.
Ia membukukan 790 umpan sukses sepanjang Piala Dunia 2026 dan memecahkan rekornya sendiri yang sebelumnya berjumlah 638 umpan sukses pada edisi 2022.
Sebelum Rodri, rekor tersebut dipegang Xavi yang mencatat 599 umpan sukses pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Cristiano Ronaldo Cetak Gol dalam Enam Edisi
Legenda Portugal Cristiano Ronaldo kembali mengukir sejarah. Pada usia 41 tahun, pemain bernomor punggung tujuh itu menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.
Pencapaian tersebut tidak mampu disamai Lionel Messi karena gagal mencetak gol pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Selain itu, Ronaldo juga tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia setelah Roger Milla.
Menariknya, Michael Laudrup, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo sama-sama memegang rekor sebagai pencetak gol termuda dan tertua bagi negara masing-masing di ajang Piala Dunia.
Eloy Room Samai Rekor Penyelamatan
Penjaga gawang Curacao, Eloy Room, menyamai rekor penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia dengan 16 penyelamatan saat menghadapi Ekuador di Kansas City.
Catatan tersebut sebelumnya dibuat Tim Howard ketika Amerika Serikat menghadapi Belgia pada Piala Dunia 2014.
Bedanya, Room mampu mencapainya dalam waktu sekitar 30 menit lebih singkat.
Selain itu, Curacao juga menjadi negara dengan jumlah penduduk paling sedikit yang pernah tampil di Piala Dunia, yakni sekitar 156.000 jiwa, melewati Islandia.
Sementara itu, Cabo Verde, dengan populasi sekitar 530.000 jiwa, menjadi negara berpenduduk paling sedikit yang berhasil menembus babak gugur Piala Dunia.
Unai Simon Tutup Turnamen dengan Rekor Clean Sheet
Penjaga gawang Spanyol, Unai Simon, menutup Piala Dunia 2026 dengan torehan tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan.
Jumlah tersebut menjadi rekor baru dalam satu edisi Piala Dunia.
Sebelumnya, catatan terbaik hanya mencapai lima clean sheet yang pernah dibukukan Jan Jongbloed (Belanda/1974), Walter Zenga (Italia/1990), Taffarel (Brasil/1994), Fabien Barthez (Prancis/1998), Oliver Kahn (Jerman/2002), Gianluigi Buffon (Italia/2006), dan Iker Casillas (Spanyol/2010).
Bersama Pedro Porro, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, dan Marc Cucurella, Simon membantu Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, meski harus menghadapi lawan kuat seperti Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe serta Argentina yang dipimpin Lionel Messi.
Jumlah kebobolan tersebut menjadi rekor baru sebagai catatan kebobolan paling sedikit oleh tim juara Piala Dunia. Sebelumnya, Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol pada 2010 masing-masing kebobolan dua gol sepanjang turnamen. (*)















