Pertamina Siaga Avtur Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Penerbangan di Sumbagut Dipastikan Tetap Lancar

Pertamina Siaga Avtur Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Penerbangan di Sumbagut Dipastikan Tetap Lancar

Ilustrasi petugas melakukan pengisian avtur ke pesawat. (Dok. PPN Sumbagut)

Sumbardaily.com, Padang - Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, kebutuhan bahan bakar pesawat atau Avtur diprediksi mengalami peningkatan signifikan di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas penerbangan selama musim mudik, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan seluruh rantai pasokan Avtur berada dalam kondisi siap.

Melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, Pertamina melakukan pemantauan ketat terhadap ketersediaan stok serta distribusi Avtur di berbagai bandara utama.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan tetap berjalan lancar selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi A Sumampouw mengatakan, kesiapan distribusi Avtur menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan pasokan Avtur di berbagai bandara tetap terjaga agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Kami juga terus memantau distribusi serta memastikan seluruh sarana operasional dan personel siap siaga untuk melayani kebutuhan bahan bakar pesawat,” ujar Fahrougi, Senin (16/3/2026).

Di wilayah Sumatera Bagian Utara, distribusi Avtur dilayani melalui lima Aviation Fuel Terminal (AFT) strategis.

Kelima terminal tersebut adalah AFT Kualanamu di Deli Serdang, AFT Hang Nadim di Batam, AFT Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, AFT Minangkabau di Padang, serta AFT Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh.

Kelima fasilitas ini menjadi tulang punggung distribusi Avtur selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Pertamina memastikan seluruh infrastruktur pendukung di terminal tersebut beroperasi optimal, mulai dari armada refueller, fasilitas penyimpanan bahan bakar, hingga kesiapan sumber daya manusia yang bertugas melayani kebutuhan maskapai penerbangan.

Berdasarkan estimasi operasional yang dilakukan Pertamina, kebutuhan Avtur selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan konsumsi rata-rata pada kondisi normal.

Lonjakan tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas perjalanan udara selama musim mudik Lebaran.

Pertamina memperkirakan puncak peningkatan kebutuhan Avtur akan terjadi pada 18 Maret 2026, atau H-3 Idul Fitri, yang biasanya menjadi periode puncak arus mudik masyarakat yang menggunakan transportasi udara.

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 (H+3) setelah berakhirnya masa cuti bersama.

Selain fokus pada kelancaran distribusi, Pertamina juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan operasional di seluruh fasilitas aviasi.

Seluruh Aviation Fuel Terminal yang beroperasi di wilayah Sumbagut menerapkan prinsip Health, Safety, Security and Environment (HSSE) secara ketat.

Berbagai kesiapan tanggap darurat juga telah disiapkan, di antaranya ketersediaan ambulans, peralatan pemadam kebakaran, oil spill kit, serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan otoritas bandara setempat. Langkah ini dilakukan guna memastikan operasional distribusi Avtur tetap berjalan aman dan andal.

Manager Corporate Operation & Services (COS) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wawan Hermawan, menegaskan bahwa layanan aviasi Pertamina mengacu pada standar operasional tinggi untuk mendukung keselamatan penerbangan.

“Kami berkomitmen memberikan layanan aviasi yang andal dan profesional bagi seluruh maskapai penerbangan dengan mengacu pada prinsip Five Zero PAv-Excellence, yakni Zero Accident, Zero Off-spec, Zero Tolerance, Zero Delay, dan Zero Mistake, sebagai standar pelayanan Pertamina dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan,” katanya.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan Avtur selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kesiapan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan transportasi udara tetap berjalan lancar serta mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026. (red)

Baca Juga

Manajemen Pertamina Patra Niaga melakukan peninjauan langsung ke SPBU di Sumatera Utara untuk memastikan pelayanan, stok, dan distribusi BBM berjalan optimal.
Cek Langsung ke SPBU, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM Aman di Sumut
Mobil tangki Pertamina menyalurkan BBM sebagai bagian dari penguatan monitoring distribusi energi oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Jalinsum dan wilayah operasional Sumatera Bagian Utara.
Jalinsum jadi Nadi Distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pengawasan Operasional
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Pertamina Patra Niaga Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam
Pertamina Patra Niaga Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam
Armada truk tangki Pertamina mengangkut BBM dan LPG subsidi di area distribusi energi menjelang Idul Adha 2026.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Terus Perkuat Distribusi BBM di Sumatera Utara
Peserta UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengikuti pelatihan Go Global Academy di ruang kelas di Pekanbaru.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Go Global Academy