Sumbardaily.com - Kesiapan distribusi energi menjadi perhatian utama di saat puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan seluruh infrastruktur dan layanan dalam kondisi optimal guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi selama periode Lebaran 2026.
Kesiapan tersebut ditinjau langsung melalui kunjungan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Mahmud Azhar Lubis, ke SPBU COCO 11.201.101 dan Fuel Terminal Medan Group pada Sabtu (28/3/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan di tengah tingginya mobilitas arus balik.
Dalam peninjauan di SPBU COCO, Mahmud melihat langsung kondisi pelayanan di lapangan, mulai dari operasional pengisian BBM hingga kesiapan fasilitas pendukung.
SPBU tersebut menjadi salah satu titik krusial yang melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
“Kami melihat kesiapan layanan di SPBU maupun infrastruktur di Fuel Terminal telah berjalan dengan baik. Sarana dan fasilitas yang tersedia juga mendukung kelancaran distribusi energi, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang arus balik dapat terpenuhi dengan optimal,” ujar Mahmud.
Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke Fuel Terminal Medan Group. Fokus utama kunjungan adalah memastikan seluruh rantai distribusi BBM berjalan lancar, mulai dari proses penerimaan pasokan, penyimpanan, hingga penyaluran ke berbagai daerah di wilayah Sumbagut.
Dari hasil pemantauan tersebut, kesiapan operasional dinilai telah memenuhi standar yang dibutuhkan untuk menghadapi peningkatan konsumsi energi saat arus balik Lebaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat kesiapan operasional guna menjaga stabilitas distribusi energi.
“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan kesiapan sarana dan fasilitas serta menjaga ketersediaan stok BBM dalam kondisi aman. Melalui penguatan operasional dan koordinasi lintas fungsi, kami terus mengupayakan kelancaran distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga secara aktif melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Hal ini menjadi kunci dalam menjaga pasokan energi tetap stabil, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti arus balik Lebaran.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan efisiensi distribusi di berbagai wilayah. Sinergi antara pemerintah dan Pertamina dinilai menjadi faktor penting dalam menjamin layanan energi tetap optimal.
"Dengan kesiapan infrastruktur dan penguatan koordinasi, kebutuhan masyarakat di masa puncak arus balik Lebaran diharapkan dapat terpenuhi tanpa kendala," tuturnya. (*)
















